RADARSOLO.COM - Kapolres Klaten AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo turun langsung mengatur arus lalu lintas di Simpang Tiga Candi Prambanan pada Rabu (2/4/2025) malam. Hal ini dilakukan guna memastikan kelancaran perjalanan para pemudik.
Dari atas panggung pengaturan lalu lintas, Nur Cahyo mengarahkan kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang berkepanjangan. Termasuk menerapkan sistem buka-tutup secara manual di simpang tiga Candi Prambanan.
"Arus lalu lintasnya cukup padat. Alhamdulillah bisa kita urai. Rekayasa lalu lintas dilakukan agar kendaraan dapat bergerak lebih cepat dan aman," ucap Nur Cahyo.
Nur Cahyo menjelaskan merujuk hasil evaluasi yang dilakukannya, bahwa sejak Rabu (2/4/2025) pagi hingga pukul 15.00 menunjukkan adanya peningkatan volume kendaraan dibandingkan pada Selasa (1/4/2025).
Diakuinya, peningkatan volume kendaraan di kawasan Prambanan juga dipengaruhi oleh aktivitas wisata dan silaturahmi masyarakat selama libur Lebaran.
Data yang diperoleh dari penghitungan kendaraan di dua lajur serta jumlah pengunjung di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan mengonfirmasi bahwa aktivitas masyarakat meningkat secara signifikan.
Data yang dihimpun Polres Klaten tersebut menunjukkan bahwa jumlah pengunjung TWC Prambanan pada Selasa (1/4/2025) mengalami lonjakan dengan angka sekira 12.000 orang. Sedangkan pada Rabu (2/4/2025) siang sudah mencapai lebih dari 8.000 orang sehingga total secara keseluruhan bisa melampaui di hari sebelumnya.
"Kami cocokkan dengan data pengunjung di TWC itu sendiri, itu juga bertambah. Artinya, terjadi juga peningkatan aktivitas masyarakat di Prambanan." tambah Nur Cahyo.
Ia menjelaskan, pada Rabu (2/4/2025) pagi untuk arus kendaraan lebih didominasi oleh masyarakat yang keluar dari Jakarta menuju Solo. Namun, dibandingkan hari sebelumnya, kepadatan yang biasanya terjadi pada pukul 14.00 justru mulai lebih awal.
Polres Klaten pun lantas melakukan rekayasa lalu lintas. Termasuk penempatan personel yang optimal. Begitu juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah (Jateng) dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) agar arus kendaraan dapat diurai lebih cepat.
"Koordinasi dengan Ditlantas Jateng dan Ditlantas DIY untuk menormalisasi arus kendaraan di jalur arteri ke arah barat berjalan dengan baik. Dibantu dengan penggelaran personel dan penerapan rekayasa lalu lintas yang lebih optimal." ujar Nur Cahyo
Selain itu, pihak kepolisian juga sempat melakukan pengalihan arus di Gerbang Tol Klaten selama lebih dari 20 menit untuk mengurangi kepadatan di jalan arteri. Hal itu dilakukan agar arus kendaraan dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan berarti.
Sementara itu, dalam menghadapi potensi puncak arus balik dalam beberapa hari ke depan, kepolisian memprediksi bahwa kepadatan akan berkurang seiring dengan berakhirnya masa libur Lebaran. Hal itu menjadikan kembalinya masyarakat ke kota asal masing-masing. Meski begitu, faktor wisata masih menjadi salah satu variabel yang dapat mempengaruhi kelancaran arus lalu lintas.
"Kami prediksi arus balik akan mengikuti jadwal masuk kerja. Sementara aktivitas wisata akan terus berlangsung selama masa liburan masih tersedia." ujar Nur Cahyo
Nur Cahyo mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mematuhi aturan lalu lintas guna memastikan perjalanan yang aman dan nyaman. Lewat kerja sama yang baik antara petugas dan pengguna jalan, diharapkan arus balik tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.(ren)
Editor : Damianus Bram