RADARSOLO.COM- Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo membuka rapat kerja pelaku pariwisata di destinasi wisata Istana Siblarak, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Rabu (9/4/2025).
Dirinya meminta untuk membuat roadmap pengembangan pariwisata Klaten ke depan dari para pelaku yang berkompeten.
Rapat kerja pelaku pariwisata juga dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Klaten Benny Indra Ardhianto dan Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudporapar) Klaten Sri Nugroho.
Termasuk para pelaku pariwisata dari sejumlah desa di Klaten.
“Kalau berbicara pariwisata di Klaten luar biasa. Apalagi ini momentumnya sehingga ke depan menjadi sebuah fondasi benar-benar maju," terang Bupati Hamenang.
"Kata kuncinya adalah seluruh elemen bersatu dan bergabung,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Hamenang meminta, melalui rapat kerja dibuat roadmap berkaitan pariwisata Klaten ke depan mau dibawa kemana. Terutama untuk lima tahun kedepan.
“Mohon dari hasil rapat nanti disampaikan kepada kami. Nantinya kami buat sebuah roadmap program, sehingga apa yang dibutuhkan para pelaku pariwisata bisa cocok dengan apa yang harus kami buat kebijakannya,” beber bupati.
Hamenang menegaskan, mulai tahun ini, untuk perencanaan pengembangan pariwisata di Klaten berasal dari para pelaku. Kemudian disinkronkan dengan tahapan di pemerintah daerah.
“Harapannya untuk kebijakan-kebijakan kami di tahun berikutnya sudah sesuai,” ujar Hamenang.
Pada kesempatan itu, Hamenang juga mendengarkan secara langsung berbagai permasalahan yang berkaitan dengan pariwisata.
Mulai dari jalur akses ke tempat wisata, pajak wisata, hingga terkait zona wisata.
Hamenang siap melakukan mitigasi terhadap berbagai permasalahan yang muncul tersebut untuk bisa segera diselesaikan.
Bupati yakin, dengan gotong-royong dari berbagai pihak menjadikan prospek pariwisata di Klaten semakin cerah.
Apalagi saat ini ada tiga exit tol Solo-Yogya di wilayah Klaten yang beroperasi.
Begitu juga dengan kehadiran Kereta Rel Listrik (KRL) di lima stasiun di Klaten.
“Ini yang bisa kita manfaatkan secara betul. Terlebih lagi dengan kehadiran stakeholder-stakeholder yang duduk bareng ini (rapat kerja pelaku pariwisata). Monggo nanti dibikin roadmap pariwisata. Harapannya pariwisata bisa berjalan bersama-sama, tidak sendiri-sendiri,” beber Hamenang.
Sementara itu, Ketua Panitia Rapat Kerja Pelaku Pariwisata Sonny Agus Purwanto menjelaskan, dalam rapat kerja tersebut dibahas sejumlah isu.
Salah satunya keinginan untuk mendirikan badan promosi guna memasarkan potensi wisata di Klaten ke seluruh Indonesia maupun luar negeri.
“Terpenting kami juga ingin agar para wisatawan dipandu oleh pemandu lokal asal Klaten sehingga tidak simpang siur informasinya. Seperti di Bali terdapat peraturan yang mengharuskan pemandu lokal,” beber Sonny.
Di samping itu, para pelaku pariwisata ingin bekerja sama dengan dinas pendidikan.
Harapannya para pelajar bisa berwisata di Klaten terlebih dahulu sebelum ke luar kota.
“Kalau untuk roadmap, sebenarnya kami sudah menyiapkan. Tinggal menyempurnakan saja. Setelah itu kami memasarkan melalui badan promosi dan melalui biro wisata yang siap bekerja sama,” ujar Sonny.(ren/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono