Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sempat Mampir ke Taman Kehati AQUA Klaten, Menteri Lingkungan Hidup Melihat Langsung Proses Konservasi Berbasis Sub DAS Pusur

Angga Purenda • Sabtu, 19 April 2025 | 18:44 WIB
Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq bersama Bupati Klaten saat berada di Taman Kehati
Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq bersama Bupati Klaten saat berada di Taman Kehati

RADARSOLO.COM - Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq sempat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Klaten pada Jumat (18/4/2025).

Mengunjungi Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) AQUA Klaten di Kecamatan Polanharjo untuk melihat langsung proses konservasi berbasis Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Pusur.

Pada kesempatan itu, Hanif juga melihat implementasi skema Pembayaran Jasa Lingkungan (PJL) yang dikembangkan oleh AQUA Klaten bersama mitra di Sub DAS Pusur.

Dirinya pun mengapresiasi kolaborasi multipohak dalam menjalankan upaya pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan di wilayah Sub DAS Pusur tersebut.

"Penerapan skema PJL di Sub DAS Pusur yang melibatkan partisipasi aktif multipihak. Dimana terjalin kolaborasi yang baik antar kelompok masyarakat seperti Pusur Institute, pelaku industri AQUA dan Pemerintah Kabupaten Klaten dan Boyolali. Membentuk sinergi dalam upaya konservasi," ujar Hanif, Jumat (18/4/2025).

Menurut Hanif, konservasi sumber daya alam dari hulu ke hilir sangat penting. Dikarenakan ekosistem yang bersifat saling terhubung.

"Saya berharap skema PJL yang melibatkan berbagai sektor seperti ini dapat discale up dan direplikasi di berbagai wilayah lainnya di Indonesia," tambah Hanif.

Pada kunjungan kerja tersebut, Hanif memperkenalkan Peraturan Menteri Kehutanan RI Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pengembangan Sistem Pembayaran Jasa Lingkungan.

Peraturan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi multipihak dalam upaya pemanfaatan sumber daya yang efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang mendampingi kunjungan kerja Menteri LH turut menyampaikan bahwa dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan pelaku industri dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air.

"Jadi jangan sampai kita terlena dan tidak menjaga air dari sumbernya. Termasuk perlunya melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air," ujar Hamenang.

VP Feneral Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto menjelaskan bahwa AQUA bersama Pusur Institute menjalankan upaya konservasi terintegrasi di wilayah sepanjang Sub DAS Pusur.

Beberapa inisiatif dan upaya telah dilakukan di kawasan hulu, tengah dan hilir yang membentang dari Boyolali hingga Klaten.

"Untuk di wilayah Klaten sendiri pada kawasan tengah berupaya menerapkan pertanian ramah lingkungan dan perbaikan jaringan irigasi. Sedangkan untuk kawasan hilir, yakni menggulirkan program konserbasi Revitalisasi Jogo Toyo Kamulyan bersama Forum Relawan Irigasi," ujar Vera.

Menurut Vera, kolaborasi multi pihak menjadi kunci mewujudkan pengelolaan ekosistem sumber daya air yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Terlebih lagi dengan melibatkan banyak pihak dapat meningkatkan kontribusi pada pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.(ren)

Editor : Nur Pramudito
#DAS Pusur #klaten #Hanif Faisol Nurofiq #menteri lingkungan hidup #aqua