Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

987 Calon Haji Asal Klaten Dibekali Makanan Khas Berupa Abon Sapi hingga Sambal Kacang untuk Dibawa ke Tanah Suci, Ini Pesan Bupati Hamenang

Angga Purenda • Selasa, 6 Mei 2025 | 23:48 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menyerahkan secara simbolis bekal makanan khas dari Klaten kepada Calhaj di Grha Bung Karno, Klaten Tengah. 
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menyerahkan secara simbolis bekal makanan khas dari Klaten kepada Calhaj di Grha Bung Karno, Klaten Tengah. 

RADARSOLO.COM-Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyerahkan bekal berupa makanan khas Klaten kepada para Calon Jamaah Haji (CJH).

Penyerahan dilakukan secara simbolis dalam acara Pamitan Calhaj Tahun 1446 H/2025 di gedung pertemuan Grha Bung Karno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Selasa (6/5/2025).

Bekan tersebut diserahkan kepada beberapa Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Yakni KBIH Nurul Ummah, Arofah, Al Barokah, Ibnu Abbas, MTA serta Pendamping Haji Daerah (PHD).

Ada pun makanan khas yang diserahkan kepada 987 calhaj berupa abon sapi, serundeng kelapa, kering kentang, kering teri kacang dan sambal pecel.

Bekal berupa lauk kering itu diberikan sebagai bentuk perhatian Pemkab Klaten dan dukungan kepada para CJH yang akan menjalankan ibadah haji selama kurang lebih 40 hari.

“Ini merupakan tradisi tahunan sebagai wujud cinta kami kepada para tamu Allah," terang Hamenang.

"Kami berharap dengan bekal makanan ini, para jamaah bisa tetap merasakan cita rasa khas Klaten selama berada di Mekkah,” lanjutnya.

Dengan pemberian bekal berupa lauk pauk kering, Hamenang berharap bisa mengobati rasa rindu para jamaah dengan Klaten saat di Tanah Suci.

Terlebih lagi bisa menghindari kejenuhan para jamaah atas menu dan cita rasa makanan saat berada di Arab Saudi.

“Barangkali kangen dengan masakan Klaten sehingga ini kami sediakan. Tentu saja bekal yang kami berikan yang memang tahan lama," ucap bupati.

"Pertimbangannya memberikan bekal itu karena awet dan tahan lama, terlebih lagi khas dari wilayah kita sehingga rasanya berbeda dengan masakan di sana,” imbuhnya.

Baca Juga: Gelar Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Jogonalan, Ini Pesan Bupati Klaten Hamenang

Diketahui, per 5 Mei 2025, jumlah CJH tercatat sebanyak 987 orang.

Saat ini masih menunggu konfirmasi untuk calon cadangan sehingga diharapkan jumlahnya bisa genap menjadi 1.000 orang.

Bupati Hamenang berpesan agar para jamaah menjaga kesehatan dan stamina masing-masing.

Termasuk menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pendamping haji tahun ini adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten.

“Semoga dengan pendamping hajinya yang spesial ini, semakin lancar untuk ibadah hajinya. Jaga kesehatan karena cuacanya berbeda. Jangan telat makan dan berpisah dengan rombongan karena itu sangat berbahaya. Jamaah dari Indonesia akan berkumpul dengan jamaah dari seluruh dunia sehingga jumlahnya sangat banyak ,” urai bupati.

Sementara itu, Husein Prabowo, salah satu CJH menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa dari Pemkab Klaten.

“Kami merasa bangga dan haru bisa menjadi tamu Allah. Semoga kami semua diberikan kelancaran dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya. (ren/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#abon #haji #makanan khas #Hamenang Wajar Ismoyo #bupati klaten #bekal #cjh