RADARSOLO.COM - Ribuan umat Buddha merayakan puncak Hari Raya Waisak 2.569 Buddhist Era (BE)/2025 dengan khidmat di Taman Wisata Candi Sojiwan, Desa Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten, Senin (12/5/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh biksu dari Sangha Mahayana Indonesia dan umat Buddha dari berbagai daerah. Seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Acara dipusatkan di kompleks Candi Sojiwan sebenarnya sudah dimulai sejak Minggu (11/5/2025) malam.
Biksu Sakya Sugata menjelaskan dipilihnya Candi Sojiwan untuk melaksanakan puncak Waisak oleh Sangha Mahayana Indonesia pada tahun ini karena ingin menghidupkan seluruh candi Buddha.
Mengingat untuk Candi Borobudur dan Candi Sewu sendiri juga sudah digelar kegiatan serupa.
“Kami ingin mengaktifkan seluruh candi, karena di tempatnya inilah dulu pernah berjaya leluhur dan bangs akita dari tanah Jawa. Pernah bertapa, belajar dan mengembangkan kegiatan syiar agama Buddha terkait budi pekerti dan moralitas yang dijunjung tinggi. Maka itu kami kembali ke tempat yang sakral ini,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu umat Buddha asal Kediri, Jawa Timur, Aris Bayu Nur Jati, 43, mengungkapkan pihaknya sudah empat kali mengikuti perayaan puncak Waisak di Kompleks Candi Sojiwan, Klaten. Dirinya datang bersama ratusan umat Buddha dari Kediri.
“Kami sudah mengikuti rangkaian sejak sore sudah ada upacara. Harapannya kita bisa saling toleransi saja, duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi. Jadi toleransi itu harus ada,” ujar Aris.(ren/adi)
Editor : Adi Pras