Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ingin Sukses seperti Banyuwangi, Klaten Serius Garap Pariwisata Lewat Event Festival: Ini Terobosannya

Angga Purenda • Senin, 19 Mei 2025 | 03:02 WIB
Wahana Ketjeh Maya Bukit Sidoguro yang menyuguhkan pemandangan Rowo Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten jadi salah satu potensi wisata Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)
Wahana Ketjeh Maya Bukit Sidoguro yang menyuguhkan pemandangan Rowo Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten jadi salah satu potensi wisata Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten ingin meniru kesuksesan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur di sektor pariwisata.

Yakni menghadirkan berbagai event setiap tahunnya yang mampu menarik kunjungan wisata sehingga mendongkrak perekonomian warganya.

”Kemarin kami canangkan terlebih dahulu agar organisasi perangkat daerah (OPD) nantinya di 2026 untuk set up anggarannya agar pas. Kami harapkan setiap OPD itu minimal membuat satu event,” ujar Hamenang, Sabtu (17/5/2025).

Lebih lanjut, Hamenang mengungkapkan, event yang digelar minimal dengan lingkup se Provinsi Jawa Tengah maupun nasional.

Digelar setidaknya dalam waktu dua hari sehingga peserta bermalam di Kota Bersinar.

”Kedepannya di Klaten banyak event. Setidaknya kalau menginap satu hari akan memberikan dampak perekonomian di Klaten,” ujar Hamenang.

Saat ditanya mengapa berkiblat pada Kabupaten Banyuwangi, Hamenang mengungkapkan posisi Klaten mirip dengan kabupaten tersebut. Di mana menjadi perlintasan menuju pusat wisata yakni Bali.

Sedangkan Klaten sendiri daerahnya diapit oleh Kota Jogja dan Solo yang selama ini sudah dikenal sebagai tujuan wisata nasional.

”Banyuwangi itu awalnya hanya dilintasi saja, hanya kebagian ke toilet saja dan karcis saja. Mereka lantas berbenah dan berhasil, kenapa tidak? Kita amati, tiru dan modifikasi,” ujar Hamenang.

Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa itu berhasil mengembangkan festival dan kegiatan menarik hingga Banyuwangi dijuluki sebagai Kota Festival.

Hamenang yakin, dalam pemerintahannya kedepan bisa merealisasikan hal tersebut untuk membawa sektor pariwisata Klaten lebih baik lagi.

Gagasan Hamenang untuk memperbanyak event guna mendongkrak pariwisata di Klaten juga sempat disampaikan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 di Pendapa Pemkab Klaten, Rabu (14/5/2025).

”Libur Lebaran kemarin, wisatawan yang masuk ke Klaten naik luar biasa. Tahun lalu sekira 300 ribu, tahun ini sampai 500 ribu orang. Bayangkan jika mereka bisa kita tahan untuk tinggal di Klaten, dampak perekonomiannya pasti akan luar biasa,” ujar Hamenang.

Dia pun mendorong desa-desa di Klaten untuk menggelar berbagai kegiatan yang mampu mengundang wisatawan dari berbagai daerah.

Termasuk perlu adanya kegiatan regular harian, bulanan hingga tahunan. Menurutnya, Klaten mampu seperti Banyuwangi dengan potensi yang dimilikinya.

Menurut Hamenang, Klaten diuntungkan dengan selesainya pembangunan tiga gerbang tol dari Jalan Tol Solo-Jogja.

Termasuk dengan keberadaan lima stasiun di Klaten yang menjadi tempat pemberhentian dari Kereta Rel Listrik (KRL). (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#event #jogja #klaten #banyuwangi #festival #solo #pariwisata #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo