RADARSOLO.COM - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pendapa Pemkab Klaten pada Jumat (23/5/2025).
Total yang menerima SK terdapat 25 orang yang berasal dari formasi umum CPNS tahun 2024.
Ditambah empat taruna dan taruni yang merupakan lulusan dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat Pola Pembibitan (STTD Polbit) Kementerian Perhubungan.
“Untuk 25 orang yang menerima SK CPNS ini kebetulan semuanya dari formasi tenaga teknis. Mereka sebelumnya sudah melalui tahapan proses pelaksanaan seleksi pengadaan CPNS formasi tahun 2024,” Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klaten Agus Setyawan Prasetyoko, Jumat (23/5/2025).
Lebih lanjut, Agus menjelaskan, tahapan seleksi di awali dari pengumuman lowongan kebutuhan CPNS yang dilaksanakan pada 19 Agustus 2024.
Kemudian berakhir dengan usul dan penetuan Nomor Induk Pegawai (NIP) pada 1-30 April 2025.
Ada pun jumlah pelamar CPNS sebelumnya mencapai 913 peserta. Sedangkan yang memenuhi persyaratan admnistrasi terdapat 812 peserta berhak mengikutu tahapan seleksi kompetensi dasar. Sedangkan 101 peserta tidak memenuhi syarat administrasi.
“Dari peserta itu yang lulus seleksi kompetensi dasar sesuai ambang batas diambil tiga kali formasi sehingga terdapat 65 peserta yang berhak mengikuti seleksi kompetensi bidang. Kemudian pengumuman akhir 25 peserta dinyatakan lulus seleksi CPNS formasi tahun 2024,” ujar Agus.
Agus menjelaskan, untuk pengangkatan CPNS formasi tahun 2024 di antaranya 17 orang diangkat dalam golongan penata muda. Sedangkan delapan peserta diangkut dalam golongan pengatur.
“Dari 15 orang CPNS ini nanti akan ditempatkan pada perangkat daerah di lingkungan Pemkab Klaten. Sesuai dengan penetapan kebutuhan yang telah ditetapkan MenPAN-RB,” ujar Agus.
Kemudian untuk pengadaan CPNS dari lulusan STTD Pola Pembibitan merupakan jalur penerimaan calon taruna dan taruni yang memiliki tujuan khusus.
Yaitu mengisi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di pemerintah daerah. Khususnya yang telah melakukan kerja sama dengan STTD. Tahun anggaran 2024 terdapat empat taruna dan taruni.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengungkapkan bahwa menjadi seorang ASN adalah amanah yang luhur.
Terlebih lagi tersemat harapan masyarakat Klaten dalam rangka layanan publik yang lebih prima, inovatif dan berintegritas.
“Khusus bagi para lulusan STTD, kehadirannya akan memperkuat sektor perhubungan di Klaten. Menghadirkan tenaga ahli yang kompeten dalam pengelolaan transportasi darat yang aman, efisien dan berlanjutan,” ujar Hamenang.
Ia mengungkapkan, menjadi seorang CPNS bukan sekedar status, tetapi status amanah dan tanggungjawab yang sangat besar.
Pemerintah dan masyarakat Klaten menaruh harapan besar kepada para ASN yang mampu menjadi motor penggerak pelayanan. Tentunya yang profesional, bersih, responsif dan berdedikasi tinggi.
“Tunjukan etika dan integritas dalam bekerja karena kepercayaan publik adalah pondasi utama dari pelayanan. Kemudian tingkatkan kapasitas dan kemampuan di dunia birokrasi yang saat ini sangat dinamis dan tentu saja menuntut inovasi-inovasi,” ujar Hamenang.
Bagi mereka lulusan STTD diharapkan terus mengembangkan pengetahuan dan kontribusi di bidang transportasi darat. Sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur yang aman dan berkelanjutan di Klaten.(ren/adi)
Editor : Adi Pras