RADARSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten merencanakan untuk mengembalikan gelaran Car Free Day (CFD) ke Jalan Pemuda dari lokasi saat ini di Jalan Mayor Kusmanto yang dilaksanakan setiap Minggu Pukul 05.00-09.00.
Meski begitu, terkait rencana tersebut, pemkab terus mematangkan persiapannya.
“CFD memang kami rencanakan pindah ke Jalan Pemuda. Ini sedang berdiskusi lebih lanjut, apakah nanti dua minggu di Jalan Pemuda dan dua minggu di Jalan Mayor Kusmanto. Atau kah nanti full di Jalan Pemuda,” ujar Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Sabtu (24/5/2025).
Lebih lanjut, Hamenang mengungkapkan, saat ini pemkab terus lakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait mengenai rencana mengembalikan CFD ke jalan utama Kota Klaten tersebut.
Hal itu untuk menentukan konsep CFD Klaten setelah dikembalikan ke Jalan Pemuda.
Hamenang memastikan jika seluruh persiapan telah siap, akan mengumumkan ke masyarakat terkait konsep CFD yang baru.
Harapannya pada Juni 2025, pelaksanaan CFD dengan tempat dan konsep baru bisa terealisasi.
“Arahnya memang begitu (dipindah ke Jalan Pemuda), tapi kami belum bisa menyampaikan 100 persen karena harus koordinasi. Jangan sampai, belum siap tapi sudah disampaikan, membuat ramai lagi jalan coreti pakai cat semprot,” ujar Hamenang.
Menurut Hamenang ada sejumlah alasan kenapa pemkab berencana mengembalikan gelaran CFD ke Jalan Pemuda.
Salah satunya ingin mengembalikan marwah CFD yakni membebaskan jalan utama dari polusi udara kendaraan bermotor.
Harapannya masyarakat bisa langsung memanfaatkan ruas jalan utama untuk berolahraga dengan menikmati udara yang sejuk.
Meski begitu, pada kawasan CFD di lokasi yang baru akan terdapat hiburan, kuliner dan lainnya.
“Kalau hiburan dan kuliner itu hanya tambahan saja. Intinya kan bagaimana masyarakat sejenak menikmati udara yang lebih baik,” ujar Hamenang.
Dia pun memastikan akan ada penataan untuk gelaran CFD yang baru.
Mulai dari adanya zona untuk pelayanan
kepada masyarakat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun lintas sectoral.
Begitu juga terdapat zona yang diperuntukan untuk olahraga hingga UMKM.
“Jadi Insya Allah semuanya bisa terakomodir di situ. Dari pendataan yang kami lakukan total ada 1.000 UMKM. Tapi ada kemungkinan untuk bertambah, itu pasti. Ya harus izin dulu, nggak bisa jualan begitu saja, pasti akan keos,” ujar Hamenang.
Seperti diketahui, CFD Klaten pertama kali di sepanjang Jalan Pemuda pada 2012. Setelah delapan tahun bergulir, pada April 2020 ditiadakan karena terjadi pandemi Covid-19.
Kemudian pada Juli 2022, CFD diaktifkan kembali dengan lokasinya pindah di Jalan Mayor Kusmanto.
Sempat muncul wacana CFD dipindah ke Jalan Kopral Sayom pada awal 2025. Hal itu mempertimbangkan karena arus kendaraan yang melintasi Jalan Mayor Kusmanto semakin padat setelah Tol Solo-Jogja segmen Kartasura-Klaten dioperasikan.
Wacana ini sempat diramaikan dengan aksi vandalisme terkait saling klaim berjualan para pelaku UMKM.
Bahkan ditolak para pelaku CFD Jalan Mayor Kusmanto terutama pedagang. Hingga akhirnya dilakukan kajian dan direncanakan hendak dikembalikan lagi ke Jalan Pemuda.(ren/adi)
Editor : Adi Pras