RADARSOLO.COM-Gelaran Car Free Day (CFD) di Jalan Mayor Kusmanto pada Minggu (1/6/2025) menjadi pelaksanaan terakhir sebelum dipindahkan ke Jalan Pemuda.
Pantauan radarsolo.com, ribuan warga terlihat memadati kawasan tersebut.
Menikmati suasana pagi sambil berbelanja kuliner, pakaian, hingga aksesoris dari pedagang yang berderet di sepanjang jalan.
Area halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Klaten juga tak luput dari antusiasme pengunjung.
Sejumlah layanan dari lintas instansi, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga layanan administrasi kependudukan, turut meramaikan suasana.
Namun, mulai Minggu (8/6/2025), suasana itu akan berpindah ke Jalan Pemuda, sebagaimana disampaikan langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
“Insya Allah tanggal 8 Juni, mohon doanya, semoga lancar. Nanti kita lihat satu dua minggu pertama, kelihatan nanti seperti apa. Nantinya akan kami evaluasi,” ujar Hamenang usai memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Pendapa Pemkab Klaten, Minggu (1/6).
Rute Baru CFD Klaten
CFD di Jalan Pemuda akan dimulai dari simpang lima Klaten Town Square (Klator) hingga simpang tiga BRI Klaten.
Berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00. Bupati Hamenang dan Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto dijadwalkan turut hadir dalam pelaksanaan perdana di lokasi baru ini.
Bupati berharap pemindahan lokasi CFD dapat memberikan kenyamanan bagi warga sekaligus mengembalikan esensi CFD sebagai ruang bebas polusi untuk berolahraga.
“Dengan dipindahkan kembali ke Jalan Pemuda, semoga lebih banyak warga datang untuk berolahraga. Jadi tidak sekadar jajan dan membeli barang saja,” tambah Hamenang.
Penataan 1.000 Pedagang Secara Adil
Sekitar 1.000 pedagang yang biasa mengisi CFD akan ditata dalam zona-zona yang telah ditentukan.
Penempatan lapak dilakukan dengan sistem undi untuk menjamin keadilan.
“Yang jelas nanti akan diatur biar semuanya tidak rebutan. Tapi yang pasti Alun-alun Klaten harus steril dari pedagang,” tegasnya.
Rekayasa Lalu Lintas Selama CFD
Kepala Dishub Klaten Supriyono menjelaskan, penutupan jalan akan dilakukan secara total mulai dari simpang empat Bareng hingga simpang lima Klatos.
Ruas Jalan Pemuda sepanjang 1,1 Km akan digunakan, termasuk jalur lambat.
“Kendaraan besar dari arah Masjid Al Aqsha akan dialihkan ke ringroad Selatan. Sedangkan dari arah Ngingas dialihkan ke Jalan Ronggowarsito dan Kopral Sayom. Untuk yang dari Bareng ke Jalan Rajawali,” jelas Supriyono.
Penerapan rute baru ini akan dievaluasi dalam dua pekan pertama, sesuai arahan Bupati.
“Kalau memang di Jalan Pemuda efektif, ya tentunya nanti kita evaluasi, apakah akan full di Jalan Pemuda atau yang lain,” pungkasnya. (ren/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono