RADARSOLO.COM – Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko mengapresiasi atas kinerja Bupati Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto di 100 hari kerja memimpin Kabupaten Klaten.
Edy menilai bahwa kepimpinan Hamenang-Benny telah menunjukan semangat baru.
”Terutama dalam menata Klaten secara progresif, namun tetap membumi. Keduanya tampil sebagai sosok yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Terutama dalam hal infrastruktur,” ujar Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko saat dihubungi Radarsolo.com, Selasa (3/6/2025).
Edy juga mengapresiasi Hamenang-Benny dalam menawarkan penyelesaian pengelolaan sampah hingga tuntas. Terutama yang saat ini bertumpu pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah di Desa Troketon, Kecamatan Pedan.
Di sisi lain, kedua pemimpin muda itu juga memberikan perhatian lebih pada pemberdayaan ekonomi lokal. Terlebih lagi kondusivitas Klaten cukup terjaga, baik stabilitas politik dan keamanan.
”Ini buah dari komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif serta Forkopimda Klaten. Begitu juga dukungan dari masyarakat. Ini menjadi penting untuk mewujudkan Klaten yang maju, sejahtera dan berkelanjutan,” ujar Edy.
Edy mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu segera dilakukan oleh Hamenang-Benny pada pemerintahannya tahun ini. Pertama terkait peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan reformasi birokrasi dalam hal kualitas pelayanan publik.
”Diperlukan juga untuk peningkatan akuntabilitas kinerja. Termasuk peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan,” tambah Edy.
Di samping itu, Hamenang-Benny perlu merealisasikan dalam hal pemenuhan infrastruktur dasar. Seperti konektifitas wilayah hingga penguatan ruang yang baik. Begitu juga pembangunan sarana- dan prasarana serta utilitas.
”Termasuk pengelolaan sampah yang baik harus menjadi prioritas. Ditambah penyediaan air bersih di lereng Gunung Merapi,” ujar Edy.
Dia juga menyoroti perlunya Pemkab Klaten untuk memperbaiki saluran-saluran irigasi agar tidak terjadi banjir di saat musim hujan. Terutama di wilayah Prambanan, Kota Klaten, Cawas, Bayat, Karangdowo, Juwiring dan wilayah Klaten timur.
Menurut Edy, Hamenang-Benny juga perlu melakukan pemetaan potensi daerah di Kabupaten Klaten. Termasuk penguatan sektor unggulan daerah hingga peningkatan akses permodalan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
”Selain itu, perlu dilakukan penyusunan kebijakan dan regulasi untuk mendukung daya saing daerah dan kemudahan investasi di Klaten,” ujar Edy. (ren/adi)
Editor : Adi Pras