Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Cerita Penyembelihan Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Warga Klaten: Ukuran Jumbo, Butuh 30 Menit untuk Merobohkan

Angga Purenda • Senin, 9 Juni 2025 | 18:45 WIB
Penyembelihan hewan kurban bantuan Presiden Prabowo di Masjid Agung Al Aqsha Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)
Penyembelihan hewan kurban bantuan Presiden Prabowo di Masjid Agung Al Aqsha Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Sapi kurban seberat 1,1 ton yang merupakan bantuan Presiden RI Prabowo Subianto disembelih di Masjid Al Agung Al Aqsha Klaten disembeli pada Jumat (6/6/2025) lalu.

Disembelih seusai Salat Idul Adha di masjid yang berada di Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara.

Sapi jumbo persilangan simetal dan limosin tersebut dibeli dari peternak asal Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Klaten.

Memiliki tinggi 1,6 meter dan panjang 2 meter sehingga dibutuhkan puluhan orang untuk merobohkan sapi yang memiliki nama Bisma ini.

Sekalipun menggunakan alat perebah tetapi dibutuhkan waktu selama 30 menit untuk bisa merobohkan.

Mengingat ukurannya yang jumbo sehingga dibutuhkan waktu untuk mengikatkan bagian kaki dan tubuh Bisma.

Kemudian dibawa mendekati lubang penampungan darah yang disiapkan di halaman masjid.

Penyembelihan dilakukan langsung oleh Ketua Takmir Masjid Agung Al Aqsha Klaten Ardani.

Disaksikan juga oleh Bupati-Wakil Bupati Klaten, Kapolres, Kajari dan sejumlah warga yang penasaran.

Beberapa orang tampak membantu proses penyembelihan dengan memegang tali pengikat agar sapi tidak memberontak.

Hingga akhirnya bisa tersembelih meski memerlukan waktu lebih lama dari biasanya.

“Baru pertama ini menangani sapi berukuran sapi sebesar ini. Tadi butuh waktu sekira 30 menit. Biasanya hanya 10 menit sudah selesai menyembelih satu sapi,” ujar Ardani kepada Radarsolo.com.

Lebih lanjut, Ardini mengungkapkan, saat proses penyembelihan mendapati kendala.

Pisau yang digunakan untuk menyembelih terhalan besih untuk merebahkan.

Ardani kemudian berinisiatif mengangkat kepada sapi agar urat nadi terputus dengan sempurna.

“Kami memang harus hati-hati terkait penyembelihannya, harapannya agar halal,” ucap Ardani.

Ia menjelaskan, jumlah sapi kurban di Masjid Agung Al Aqsha Klaten sebanyak empat ekor dan tujuh ekor kambing.

Pendistribusian daging kurban diprioritaskan ke warga di sekitar masjid dengan sasaran 1.000 keluarga dengan menggunakan besek.

Sementara itu, Ketua Panitia Idul Adha Masjid Agung Al Aqsha Klaten Muhammad Mujab menjelaskan, selain bantuan presiden, sapi yang disembelih merupakan kurban bantuan dari pemkab dan pengurus takmir.

Selain itu, ada tujuh kambing yang disembelih dari Polres Klaten, Bank Jateng Syariah, HIPMI dan warga.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menambahkan, total sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto yang disembelih di Klaten terdapat tiga ekor.

Selain disembelih di Masjid Agung Al Aqsha Klaten, juga dilakukan di PCNU Klaten dan Ponpes Al Muttaqien Pancasila Sakti.

Sedangkan untuk Pemkab Klaten sendiri didistribusikan hewan kurban sebanyak 10 ekor sapi dan 42 ekor kambing pada Idul Adha tahun ini.

Hewan kurban tersebut diserahkan ke berbagai pondok pesantren serta masjid.

“Tentu kita sebagai manusia ciptaan Allah SWT kemudian meneladani apa yang sudah dilakukan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Untuk kemudian berbagi kepada sesama dan kemudian menahan hawa nafsu,” ujar Hamenang. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#klaten #Sapi Kurban #masjid al aqsha klaten #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo