Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Disapu Angin Kencang: Tenda Pernikahan di Juwiring Klaten Porak-Poranda; 4 Rumah Alami Kerusakan

Angga Purenda • Minggu, 15 Juni 2025 | 04:30 WIB
Relawan bersama warga melakukan penanganan terhadap tenda hajatan yang porak poranda usai disapu angin kencang di Desa Sawahan, Kecamatan Juwiring, Klaten, Sabtu (14/6/2025).
Relawan bersama warga melakukan penanganan terhadap tenda hajatan yang porak poranda usai disapu angin kencang di Desa Sawahan, Kecamatan Juwiring, Klaten, Sabtu (14/6/2025).

RADARSOLO.COM- Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Klaten pada Sabtu (14/6/2025) sore.

Dampaknya sebuah tenda hajatan pernikahan di Desa Sawahan, Kecamatan Juwiring porak-poranda hingga terbang ke atas rumah.

Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarsolo.com, tenda hajatan sudah berdiri dan siap untuk digunakan resepsi pernikahan pada Minggu (15/6/2025) pagi.

Tetapi pada Sabtu (14/6/2025) sore sekira Pukul 15.00 terdapat angin kencang selama 15 menit lamanya.

Saat terjadi angin kencang itu sebenarnya sedang ada tamu undangan pada tenda tersebut.

Hingga akhirnya tenda tersapu hingga terbang ke atas atap rumah sekitar.

"Semuanya (tenda) pada kabur, lalu tamu undangan pada lari menyelamatkan diri. Tapi tidak ada korban luka maupun jiwa," ujar Sukimin, 55, pemilik hajatan saat ditemui radarsolo.com, Sabtu (14/6/2025).

Sukimin menyebut bahwa angin menyapu tenda hajatannya sangat kencang.

Setelah sempat berhenti, angin kembali tertiup di daerahnya hingga merusak bagian atap rumah karena tertimpa tenda yang terbang.

Sukimin mengungkapkan, jika tenda yang terpasang memiliki ukuran panjang 50 meter dan lebar 20 meter.

Rencananya hendak menerima 1.000 tamu undangan dalam pernikahan anaknya.

Baca Juga: Siapa Suami Chikita Meidy? Indra Adhitya yang Dulu Dibuatkan Lagu Romantis saat Pernikahan, Kini Diduga Selingkuhi Istri

"Untuk acara besok Minggu (15/6/2025) tetap jalan. Akan kita kebut tendanya meski nanti sederhana," ujar Sukimin.

Sementara itu, Wakil Ketua BPD Sawahan Danu Sumino menyebut jika saat angin kencang datang diiringi suara gemuruh.

Hingga menghancurkan tenda hajatan pernikahan itu.

"Ya sempat panik. Semua terbang naik di atas rumah. Akhirnya tenda persiapan untuk resepsi pernikahan hancur," ujar Danu.

Danu mengungkapkan, tenda hajatan yang dipersiapakan itu sedianya hendak digunakan pada Minggu (15/6/2025) dari Pukul 07.00-12.00 WIB.

"Ini akan diusahakan untuk persiapan untuk diadakan tenda lagu. Dikarenalan besok akan tetap diselenggarakan sehingga semuanya bisa tetap terlaksana," ujar Danu.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Raditya Dwi Nugroho menjelaskan, untuk dampak dari angin kencang di Kecamatan Juwiring membuat tenda hajatan milik Sukimin di Desa Sawahan porak-poranda.

"Ditambah empat rumah milik Pak Sukimin beserta saudara-saudaranya pada bagian genting juga terdampak (alami kerusakan). Ada juga tiang listrik yang roboh ( di sekitar tenda hajatan), ujar Raditya.

Raditya menyebut bahwa tenda hajatan terbang hingga sejauh 20 meter hinhga menimpa atap rumah. Total menimpa empat rumah sekitar hajatan.

Pasca kejadian evakuasi terhadap tenda hajatan yang alami kerusakan dilakukan oleh TRC BPBD, relawan, Koramil, PLN dan dibantu warga.

"Untuk taksiran kerugian, kami belum bisa menaksir. Saat ini masih dalam proses asesmen. Perlu dilakukan pendalaman lagi," ujar Raditya.

Dari pantauan radarsolo.com di lokasi kejadian, tampak personel TRC BPBD hingga petugas PLN bahu membahu melakukan penanganan. Mengingat hendak dipasang tenda kembali untuk acara pernikahan besok Minggu (15/6/2025). (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#juwiring #ambruk #BPBD Klaten #Tenda Hajatan