Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Presiden Prabowo Luncurkan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Serentak di Jateng: Awal Sejarah Baru!

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 22 Juli 2025 | 01:15 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi hadiri peluncuran 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi hadiri peluncuran 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

RADARSOLO.COM-Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

Peluncuran ini menandai dimulainya gerakan besar untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui sistem koperasi.

Acara ini dihadiri oleh jajaran menteri. Seperti Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Koperasi Budi Arie, Mendagri Tito Karnavian, serta Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan sejumlah pejabat lainnya.

Tercatat, sebanyak 8.523 kepala desa dan lurah se-Jawa Tengah hadir langsung di lokasi peluncuran.

Desa Antusias Sambut Program Koperasi Merah Putih

Kepala Desa Kertasari, Kecamatan Banjarharjo, Brebes Herman Budi Hartanto menyambut antusias peluncuran koperasi ini yang menurutnya mampu menjadi solusi pembiayaan desa.

“Desa diharapkan memiliki potensi yang bisa digali dengan pembiayaan dari koperasi, sehingga bisa membiayai kegiatan di desa tanpa ketergantungan lagi dengan dana pemerintah,” ujarnya.

Herman menambahkan bahwa koperasi ini akan memperkuat keberadaan koperasi simpan pinjam yang sebelumnya didirikan oleh BUMDes setempat.

Ia berharap masyarakat dapat merasakan Sisa Hasil Usaha (SHU) setiap akhir tahun.

Sementara itu, Kepala Desa Klambu, Grobogan, Yanti, menyebut, koperasi ini akan menjadi pembeli gabah hasil panen petani, yang kemudian diolah dan dijual kembali oleh koperasi sendiri.

“Banyak sekali potensi yang bisa diserap. Anak-anak muda juga dapat mengembangkan usaha dengan bantuan dari koperasi, lalu mereka juga bisa lepas dari pinjol yang membuat harta benda habis,” jelasnya.

Baca Juga: 436.986 Pekerja Jawa Tengah Sudah Terima Bantuan Subsidi Upah, Gubernur Luthfi Minta untuk Kesejahteraan

Di Kota Semarang, Lurah Tlogosari Wetan, Erkamto Warsono menegaskan, koperasi di kelurahannya akan fokus pada simpan pinjam, penjualan bahan pokok, serta penampungan produk UMKM lokal.

“Koperasi ini untuk mengangkat perekonomian di wilayah. Ke depan juga akan merangkul semua UMKM untuk sinkronisasi dengan KKMP,” tuturnya.

Presiden Prabowo: Koperasi Adalah Jalan Kekuatan Ekonomi

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyebut peluncuran koperasi ini merupakan langkah nyata Presiden Prabowo untuk memberdayakan desa.

Presiden Prabowo dalam pidatonya menyatakan bahwa peluncuran ini adalah momen awal kebangkitan koperasi nasional.
Presiden Prabowo dalam pidatonya menyatakan bahwa peluncuran ini adalah momen awal kebangkitan koperasi nasional.

“Koperasi Merah Putih ini adalah idenya Presiden yang membuat masyarakat kita lebih sejahtera,” ujarnya.

Presiden Prabowo dalam pidatonya menyatakan bahwa peluncuran ini adalah momen awal kebangkitan koperasi nasional.

“Hari ini kita mulai sejarah besar. Konsepnya seperti lidi, satu lidi lemah tapi kalau ratusan lidi disatukan ini alat yang bisa membantu kita. Jadi, dari lemah, lemah, lemah, menjadi kekuatan. Ini adalah konsep koperasi, konsep gotong royong,” ungkap Prabowo penuh semangat. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#gubernur jateng #Koperasi Merah Putih #klaten #Ahmad Luthfi #Presiden Prabowo #peluncuran #wonosari