RADARSOLO.COM – Stasiun Klaten dinilai sebagai lokasi strategis untuk transit di antara Kota Solo dan Yogyakarta. Termasuk mendukung pergerakan penumpang untuk melanjutkan aktivitas wisata di Kota Bersinar dan sekitarnya.
Berdasarkan data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mencatat jumlah penumpang kereta api (KA) jarak jauh dan KRL periode semester 1 Tahun 2025 terdapat 945.762 penumpang.
Dari total jumlah tersebut, sebanyak 326.279 penumpang merupakan pengguna layanan KA jarak jauh yang naik maupun turun di Stasiun Klaten.
Sedangkan pengguna KRL Commuterline Yogyakarta-Palur yang memanfaatkan layanan untuk perjalanan rutin dan wisata terdapat 619.483 penumpang.
”Stasiun Klaten menunjukan stabilitas dan tren positif dalam mobilitas masyarakat. Baik untuk perjalanan antar kota maupun harian. Pertumbuhan ini mencerminkan konsistensi Stasiun sebagai simpul transportasi yang vital di antara Solo dan Yogyakarta,” ujar Manager Humas KAI Daop 6 Jogjakarta Feni Novida Saragih, Kamis (24/7/2025).
Lebih lanjut, Feni menjelaskan, saat ini Stasiun Klaten melayani 61 perjalanan KA jarak jauh per hari, baik yang berangkat maupun berhenti di stasiun ini.
Selain itu, terdapat 31 perjalanan KRL Commuterline yang juga berhenti di Stasiun Klaten setiap harinya. Total ada 92 perjalanan kereta yang berangkat maupun berhenti di Stasiun Klaten.
Lokasi Stasiun Klaten yang strategis di jalur utama lintas selatan Jawa ditambah posisinya di tengah kawasan aglomerasi Jogja–Solo, menjadikannya sebagai titik konektivitas penting dalam mendukung pergerakan masyarakat maupun wisatawan.
”Banyak pelanggan menggunakan Stasiun Klaten sebagai titik transit. Baik untuk melanjutkan perjalanan ke Solo, Yogyakarta, maupun kota lainnya di Pulau Jawa,” jelas Feni.
Di sisi lain, peran Stasiun Klaten juga semakin menonjol seiring dengan berkembangnya sektor pariwisata di sekitarnya.
Konektivitas antar moda seperti bus dan angkutan lokal lainnya juga mendukung kemudahan penumpang dalam melanjutkan perjalanan.
Baca Juga: Mediasi Pengeroyokan Siswa Baru SMPN 2 Gondang Sragen Buntu, Sekolah Belum Beri Sanksi Pelaku
Sebelumnya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo siap menangkap peluang atas mobilitas para penumpang di Stasiun Klaten.
Mengingat terdapat lima stasiun di Klaten yang menjadi tempat keberangkatan dan pemberhentian KRL.
”Lonjakan penumpang sudah kami prediksi. Tinggal bagaimana ini menjadi sebuah peluang,” ujar Hamenang.
Salah upaya untuk memaksimalkan potensi itu dengan melakukan penataan di sekitar kawasan stasiun. Harapannya menjadikan perekonomian di daerah sekitarnya bisa terdongkrak.
”Perlu juga disiapkan dalam menerima kunjungan wisatawan,” ujar Hamenang. (ren/adi)
Editor : Adi Pras