RADARSOLO.COM – Sampai saat ini baru dua Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sudah beroperasi di Klaten. Pasca diluncurkan secara nasional di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (21/7/2025).
Selain di Bentangan, Kopdes Merah Putih yang juga beroperasi di Ponggok, Kecamatan Polanharjo.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus lakukan percepatan beroperasinya 401 kopdes dan koperasi kelurahan (kopkel).
Salah satunya melalui acara kontak bisnis yang mempertemukan pengurus koperasi dengan mitra usaha yang digelar di Pendapa Pemkab Klaten pada Selasa (29/7/2025).
”Kan ada tiga tahapan ya. Kemarin kelembagaan sudah diresmikan oleh Pak Prabowo dan Bentangan sebagai model percontohan di Indonesia. Sekarang masuk fase kedua yakni pelaksanaan,” ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Klaten Anang Widjatmoko kepada Radarsolo.com, Selasa (29/7/2025).
Lebih lanjut, Anang mengungkapkan, acara kontak bisnis itu hasil kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Menghadirkan mitra usaha dari BUMD dan BUMN yang bergerak dalam berbagai bidang.
Anang terus mendorong, seluruh Kopdes Merah Putih di Klaten untuk membuat perencanaan usaha.
Sedangkan pemkab menawarkan berbagai unit usaha yang dikelola oleh BUMD dan BUMN sehingga diharapkan bisa menjadi mitra usaha.
”Misalnya saja Pertamina yang menawarkan gas elpiji 3 Kg. Kemudian BPJS yang membuat koperasi menjadi lokasi pembayaran iuran. Lalu Samsat yang menawarkan kemitraan sehingga pembayaran pajak bisa dilakukan di koperasi,” ujar Anang.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berharap pengurus koperasi bisa segera cepat bergerak. Hingga akhirnya bisa segera beroperasi dengan berbagai unit usaha yang dijalankan.
”Alhamdulillah untuk legalitas sudah kita urus dan clear. Setelah ini berarti harus merekrut anggota sebanyak mungkin. Insya Allah semua bisnis akan berjalan manakala anggotanya juga banyak. Bisnisnya harus disesuaikan dengan kebutuhan dari anggota tersebut. Dikarenakan pangsa pasatnya yang paling utama adalah anggota dulu,” ujar Hamenang. (ren/adi)
Editor : Adi Pras