Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bayat Klaten Diusulkan Jadi Kawasan Cagar Alam Geologi, Badan Geologi Lakukan Verifikasi

Angga Purenda • Kamis, 31 Juli 2025 | 17:02 WIB
Pelaksanaan rapat usulan Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG) Bayat di Taman Nyi Ageng Rakit, Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten. (Dokumentasi Diskominfo Klaten)
Pelaksanaan rapat usulan Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG) Bayat di Taman Nyi Ageng Rakit, Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten. (Dokumentasi Diskominfo Klaten)

RADARSOLO.COM - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengunjungi sejumlah situs geologi (geosite) di Kecamatan Bayat, Klaten pada Rabu (30/7/2025).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG) Bayat.

Ada pun lokasi yang sempat dikunjungi oleh Badan Geologi meliputi Bukit Pertapaan di Desa Kebon.

Kemudian Watuprau di Desa Gununggajah dan Lava Bantal di Desa Jarum.

Pada kesempatan itu, tim melakukan observasi terhadap situs hingga sarana dan prasarana penunjang KCAG.

Kemudian dilanjutkan dengan menggelar rapat usulan di Taman Nyi Ageng Rakit, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto.

“Secara umum, untuk kondisi geosite di Bayat masih terlestari dengan baik. Tetapi perlu adanya instrument pendukung agar masyarakat lebih teredukasi terkait keberadaan situs geologi,” ujar Kepala Pusat Survei Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM Edy Slameto, Rabu (30/7/2025).

Lebih lanjut, Edy menjelaskan, dari hasil verifikasi yang dilakukan pada beberapa titik di Kecamatan Bayat itu terdapat sejumlah rekomendasi.

Hal itu disampaikan langsung kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.

“Harapan kami dapat segera dilengkapi sehingga tahun depan dapat maju diusulkan sebagai kawasan geopark,” ujar Edy.

Baca Juga: 79 Aduan Masyarakat Masuk ke Pemkab Karanganyar, Didominasi Jalan Rusak: Ini Jawaban DPUPR

Ia memandang, dengan potensi yang dimiliki geopark di wilayah Klaten, khususnya Bayat dapat segera teralisasi.

“Saya melihat ada potensi yang bisa dikemas. Kuncinya adalah sentuhan terhadap potensi lokal yang ada. Termasuk adanya kearifan lokal yang memiliki daya tarik. Tentu disandingkan dengan edukasi ilmiah terkait keberadaan geosite,” ujar Edy.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang hadir dalam rapat usulan KCAG Bayat menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk menindaklanjuti rekomendasi yang telah disampaikan oleh Badan Geologi tersebut.

Harapannya kawasan Bayat Purba dapat segera Berstatus Geopark Bayat Purba.

“Untuk selanjutnya kami akan segera berproses untuk kawasan geologi di Bayat. Harapannya pada 2027 sudah resmi menjadi Geopark Bayat. Kemudian potensi yang kita miliki dapat lebih terjaga dan terawatt,” ujar Hamenang. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#klaten #bayat #geopark #esdm #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo