RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten serius menyelesaikan permasalahan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Troketon, Kecamatan Pedan, Klaten.
Salah satunya menghadirkan lima calon investor untuk pengelolaan sampah dan lindi.
Mereka dihadirkan dalam focus group discussion (FGD) di kantor Pemkab Klaten, Kamis (14/8/2025). Mereka sempat diberi kesempatan untuk memaparkan rencana pengelolaan sampah dan lindi.
Pemaparan dilakukan langsung di hadapan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Pedan Sutopo hingga kepala desa di sekitar TPA. Para calon investor tersebut berasal dari Sukoharjo, Solo hingga Jakarta.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengungkapkan, FGD ini agar berbagai pihak bisa memahami bagaimana rencana pengelolaan sampah ke depan.
Berbagai macam teknologi telah ditawarkan sehingga bisa menjadi opsi TPA Troketon.
”Tentu pemkab belum menentukan akan pakai yang mana, karena tetap melalui proses lelang. Sebenarnya dengan pertemuan ini, kemudian bisa kita wujudkan terkait konsep apa yang dibutuhkan pada TPA,” ujar Hamenang.
Dia mengungkapkan, pihaknya tetap akan turun ke daerah yang terdampak langsung TPA Troketon.
Kemudian berdasarkan hasil kajian yang ada, pemkab akan meminta saran dari warga terkait teknologi yang akan digunakan.
Hamenang mengungkapkan, pada tahun ini akan dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di TPA.
Ada pun anggaran pada APBD Perubahan 2025 yang disiapkan mencapai Rp 6 miliar. Sehingga diharapkan lindinya dapat terkelola sehingga tidak menimbulkan bau hingga mencemari lingkungan sekitar.
”Sedangkan di awal 2026 nanti, manakala itu memang sudah menjadi APBD murni. Kemudian kita bisa berbicara banyak, sehingga saya yakin bisa signifikan (pengelolaan sampah di TPA bisa optimal). Ya kami inginnya secepat mungkin masalah sampah ini selesai agar tidak menimbulkan permasalahan di wilayah sekitar,” ujar Hamenang. (ren/adi)
Editor : Adi Pras