Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dinkes Klaten Gencarkan Cek Kesehatan Gratis Bagi Pelajar, Hasilnya Bisa Dicek Orang Tua Lewat Aplikasi Ini

Angga Purenda • Rabu, 20 Agustus 2025 | 01:15 WIB
Ilustrasi cek kesehatan gratis bagi pelajar. (Angga Purenda/Radar Solo)
Ilustrasi cek kesehatan gratis bagi pelajar. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten terus gencarkan cek kesehatan gratis (CKG) bagi pelajar di Kota Bersinar.

Kepala Dinkes Klaten Anggit Budiarto menjelaskan, sasaran dari pemerintah pusat 53 juta pelajar di Indonesia. Tetapi untuk di Jawa Tengah dan Klaten masih menunggu data sasaran dari dinas pendidikan (disdik).

”Kalau waktu diluncurkan di awal Agustus terdapat 200 pelajar. Kemudian berlanjut ke beberapa sekolah. Sasarannya adalah para pelajar yang berusia 7-17 tahun, dari SD hingga SMA,” ujar Anggit, Selasa (19/8/2025).

Anggit menambahkan, fokus pemeriksaan terkait pendengaran, kesehatan mata, gigi, dan mulut yang seluruh datanya akan masuk dalam aplikasi Satu Sehat.

Melalui aplikasi ini, hasil pemeriksaan dapat diakses langsung oleh pelajar maupun orang tuanya. Harapannya melalui CKG itu menjadikan pelajar di Klaten mengetahui kondisi kesehatannya.

”Ini menjadikan kami dari dinkes mengetahui yang betul-betul sehat sekian persen. Kemudian yang mengalami gangguan penglihatan dan sebagainya sekian persen. Kemudian yang mengalami gangguan pendengarannya, apakah permanen atau tidak,” ujar Anggit.

Dari data yang masuk itu bisa menjadi dasar bagi pemkab untuk mengambil kebijkan di sektor kesehatan, khususnya bagi pelajar. Terkait program apa yang bisa digulirkan sehingga bisa meningkatkan kesehatan para pelajar.

Di sisi lain, melalui skrining kesehatan itu diharapkan bisa mengantisipasi berbagai potensi penyakit sejak dini. Mampu memetakan kondisi kesehatan para pelajar dan langkah yang harus ditempuh pemkab kedepannya.

”Harapannya dengan deteksi dini, pelajar mengetahui lebih awal tentang kesehatannya. Apalagi untuk menyiapkan mereka menuju Indonesia Emas 2045,” tambah Anggit.

Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto memastikan, program CKG terus berjalan di sejumlah sekolah. Dia pun berharap melalui CGK menjadikan  pelajar dan orangtuanya mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.

”Saya harap CKG ini tidak hanya fokus di cek kesehatan secara fisik saja. Tetapi juga pada kesehatan mental bagi para pelajar,” ujar Benny. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#klaten #Cek Kesehatan Gratis #Aplikasi #satu sehat #Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto