Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bupati-Wabup Klaten Respons Cepat Soal Polemik Seleksi Peserta Aubade, Fokus Dorong Anak untuk Kembali Bersekolah

Angga Purenda • Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:56 WIB
Bupati Hamenang dan Wabup Benny saat melakukan kunjungan dan menjalin komunikasi ke SMP Negeri 2 Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Hamenang dan Wabup Benny saat melakukan kunjungan dan menjalin komunikasi ke SMP Negeri 2 Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati (Wabup) Klaten Benny Indra Ardhianto langsung merespons cepat kabar yang viral di media sosial terkait polemik seleksi aubade di SMPN 2 Klaten.

Hal itu ditindaklanjuti dengan menjalin komunikasi dengan pihak sekolah dan keluarga siswi pada Selasa (26/8/2025) sore.

Diawali dengan melakukan silaturahmi dengan pihak SMPN 2 Klaten.

Kedatangan bupati dan wabup didampingi Ketua Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) Klaten Syamsuddin Asyrofi.

Termasuk Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten Titin Windiyarsih.

Kedatangannya untuk mendengarkan secara langsung proses seleksi peserta aubade di SMPN 2 Klaten dari pihak sekolah.

Termasuk hal yang membuat siswi berinisial A, 14, tidak lolos seleksi menjadi peserta aubade dari SMPN 2 Klaten.

Atas peristiwa itu, membuat siswi tersebut sudah tidak masuk sekolah selama satu minggu hingga Selasa (26/8/2025).

Kondisi itu juga menjadi perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.

Kemudian Bupati Hamenang dan Wabup Benny melanjutkan perjalanan ke kediaman keluarga siswi SMPN 2 Klaten yang berinisial A,14, di Kecamatan Jogonalan.

Kedatangannya juga untuk mendengarkan secara langsung versi pihak keluarga.

“Tapi fokus kami bersama Mas Wakil agar adalah bagaimana sesegara mungkin siswi ini kemudian kembali ke sekolah. Jadi harapannya karena (A) ini kelas IX, agar kemudian jangan sampai cita-cita A pupus karena terlalu dalam permasalahan aubade,” ujar Bupati Hamenang saat ditemui di Jogonalan, Selasa (26/8/2025).

Lebih lanjut, Hamenang mengungkapkan, terkait permasalahan aubade, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada orang tua siswi hendak diproses seperti apa.

Meski begitu, yang menjadi fokus dari pemkab agar siswi A bisa kembali bersekolah.

“Kenapa kami juga mengajak Pak Ketua FKUB agar beliau juga mendengar langsung dari kedua sisi baru. Tapi harapan kami Kabupaten Klaten ini adalah salah satu kota toleransi yang menjadi percontohan di Indonesia. Terbukti sampai membentuk PKUB terbentuk sampai tingkat desa,” ujar Hamenang.

Hamenang mengharapkan, permasalahan yang terjadi tersebut dapat terselesaikan.

Terlebih lagi dengan adanya polemik seleksi peserta aubade itu, maka kedepan terkait paradigma mengenai keseragaman harus dirubah.

Termasuk pemahaman dari para dewan juri sehingga kedepan perlombaan dapat terselenggara dengan baik.

Kepala SMP Negeri 2 Klaten Tonang Juniarta menjelaskan, seleksi aubade di sekolahnya telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur operasional standar (POS).

Dalam menentukan peserta aubade pun harus berpedoman pada sejumlah ketentuan.

Dia pun memastikan, seleksi peserta aubade dapat diikuti seluruh siswa yang berminat hingga bebas dari perundungan serta tidak diskriminatif berdasarkan gender dan SARA.

“Kalau siswi A sudah tidak lolos seleksi sejak awal. Tetapi tidak hanya A saja, ada siswa lainnya juga yang tidak lolos,” ujar Tonang.

Lebih lanjut, Tonang membenarkan, jika siswi A sudah tidak sekolah sejak 19 Agustus 2025 hingga saat ini.

Upaya sekolah agar siswi tersebut bisa sekolah kembali terus dilakukan dengan melaksanakan home visit.

Sementara itu, Vita yang merupakan orangtua siswi A, membenarkan sudah satu minggu jika anaknya tidak masuk sekolah.

Meski begitu, dirinya pun memastikan jika anaknya sesegera mungkin untuk sekolah kembali.

“Untuk kondisi anak sendiri juga sudah kena mentalnya setelah mengetahui pembahasan di media sosial. Tetapi sudah beberapa hari ini, anaknya mau makan dan minum,” ujar Vita.

Lebih lanjut, Vita tetap memberikan semangat pada anaknya meski gagal menjadi peserta aubade sekolahnya tahun ini.

Termasuk mendorong tumbuhnya rasa percaya diri pada diri anaknya untuk meneruskan aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMPN 2 Klaten. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#klaten #Aubade #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #FKUB #Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto #jogonalan