RADARSOLO.COM - Percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Klaten terus didorong pemkab.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berkesempatan untuk meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gombang-Cawas 002 pada Kamis (4/9/2025).
“Saat diluncurkan oleh bapak presiden memang kita agak belum bisa berlari. Tapi Alhamdulillah di beberapa minggu ini naiknya dan kecepatannya luar biasa. Hari ini berarti sudah 13 dapur ya,” ujar Bupati Hamenang.
Lebih lanjut, Hamenang mengungkapkan, Pemkab Klaten terus mendorong akselerasi dari program MBG.
Harapannya para pelajar di Kota Bersinar untuk segera bisa merasakan manfaat dari program yang digulirkan dari pemerintah pusat.
Pihaknya juga telah mendapatkan informasi dalam waktu dekat terdapat beberapa dapur MBG yang hendak dibangun. Sehingga bisa segara dirasakan di 26 kecamatan.
“Kebutuhan di Klaten ini ada sekira 70-an dapur MBG agar seluruh pelajar bisa merasakan. Tapi sampai saat ini yang baru beroperasi 13 dapur MBG. Sebenarnya hampir semuanya sudah siap, tinggal bagaimana nanti kita bisa akselerasi bersama pemerintah pusat,” ujar Hamenang.
Ia mengungkapkan, program MBG tidak hanya sekadar memberikan makanan yang bergizi kepada para pelajar.
Tetapi bagaimana mempersiapkan generasi penerus di Klaten agar lebih cerdas dan kuat. Mengingat 20 tahun lagi menatap Indonesia Emas 2045.
Para generasi penerus harus siap dalam rangka menghadapi tantangan global. Maka itu, diwujudkan itu dimulai dari ketercukupan gizi.
Maka itu, dengan kehadiran SPPG tersebut bisa memberikan makanan yang terbaik bagi pelajar di wilayah Kecamatan Cawas.
“Kemudian kita bisa menjaga bersama-sama kualitasnya agar kemudian tidak terjadi masalah-masalah di kemudian hari. Semua siswa bisa menikmati hidangan yang disajikan oleh SPPG,” ujar Hamenang.
Sementara itu, Kepala SPPG Gombang-Cawas 002 Herlambang Wirakusuma menjelaskan bahwa dapurnya akan melayani 35 sekolah.
Mulai dari jenjang PAUD hingga SMP di lima desa di Kecamatan Cawas.
“Meliputi Desa Gombang, Mlese, Cawas dan Plosowangi dan Bawak dengan total yang dilayani sebanyak 3.058 siswa. Untuk persiapan sudah kami lakukan, sebelumnya sudah ada pelatihan penjaminan makanan dari pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten. Terlebih lagi sudah dilakukan uji lab untuk air baik dari sumur maupun isi galon,” ujar Herlambang.
Lebih lanjut, terkait Sumber Daya Manusia di SPPG Gombang, Kecamatan Cawas itu, total terdapat sekira 50 orang.
Terdiri dari kepala dapur, staf akuntansi, staf ahli gizi dan sisanya merupakan sebagai relawan.
Herlambang menjelaskan, jika saat ini SPPG yang dipimpin sudah melakukan uji coba pemberian MBG di SMP Negeri 2 Cawas. Total ada 430 siswa yang telah dilayani dalam uji coba tersebut.
“Kami juga telah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah terkait waktu pengantaran MBG. Termasuk menu yang berpotensi menjadikan alergi bagi siswa,” tambah Herlambang.(ren/adi)
Editor : Adi Pras