Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Cegah Siswa Berkegiatan Negatif, Disdik Klaten Terapkan Dua Kali Absensi

Angga Purenda • Selasa, 9 September 2025 | 17:00 WIB
Kepala Disdik Klaten Titin Windiyarsih. (Angga Purenda/Radar Solo)
Kepala Disdik Klaten Titin Windiyarsih. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menerapkan anturan absensi sebanyak dua kali sejak akhir Agustus 2025.

Hal itu untuk memastikan para pelajar berada dalam pengawasan orang tua sehingga tidak melakukan kegiatan negatif.

Penerapan absensi dilakukan saat siang dan malam hari yang dilaksanakan di masing-masing sekolah.

Hal ini untuk memastikan siswa melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Termasuk memantau kepulangan siswa dan memastikan sudah berada di rumah.

Kepala Disdik Klaten Titin Windiyarsih menjelaskan, absensi saat malam hari hingga saat ini masih terus bergulir.

“Ini masih berjalan sampai ada kesepakatan dari Forkopimda untuk dicabut,” jelas Titin saat dikonfirmasi di Kantor Bupati Klaten, Senin (8/9/2025).

Lebih lanjut, absensi itu berupa formulir yang diisi secara online. Dari absensi itu akan diketahui keberadaan siswa saat siang dan malam hari.

Jika berada di luar rumah, ada kolom yang wajib diisi keperluan siswa di luar rumah tersebut.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menjelaskan, setiap harinya ada laporan di grup yang di dalamnya terdapat forkopimda. Melaporkan absensi dari para siswa di Kota Bersinar.

“Absensi tidak hanya sekadar foto diri sendiri. Orang tua juga ikut mengawasi. Kemudian nanti juga ada tugas dari guru,” ujar Hamenang.

Dijelaskan, laporan disampaikan setiap hari dengan paling terakhir dilakukan pada Pukul 21.00.

Absensi saat malam itu sudah bergulir beberapa minggu yang dilaksanakan di berbagai jenjang pendidikan.

“Ya harapannya ini bisa kemudian mereduksi agar anak-anak mud akita, para siswa, termasuk SMA/SMK ini tidak kemudian keluar malam hari. Terus berkegiatan aneh-aneh,” ujar Hamenang.

Di sisi lain, Hamenang mengungkapkan ke depan ada berbagai event untuk mewadahi minat serta bakat para pelajar.

Event itu meliputi berbagai bidang di antaranya olahraga serta seni sehingga mereka bisa terwadahi.

“Tidak membuat potensi mereka kumpul-kumpul untuk kegiatan yang tidak jelas. Meskipun kadang ya sudah dibuatkan kegiatan olahraga malah dijadikan ajang jugaa. Ini yang kemudian menjadi evaluasi bersama nanti ke depan, mungkin ada modifikasi event-event yang kemudian relatif bisa lebih aman,” ujar Hamenang. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#absensi #klaten #disdik klaten #siswa #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo