Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dua Desa di Kemalang Kesulitan Akses Air Bersih, Ini Kata Bupati Klaten

Angga Purenda • Rabu, 10 September 2025 | 23:13 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Klaten saat kegiatan sambung rasa di Desa Kemalang, Kecamatan Kemalang, Selasa (9/9/2025). (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati dan Wakil Bupati Klaten saat kegiatan sambung rasa di Desa Kemalang, Kecamatan Kemalang, Selasa (9/9/2025). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Warga lereng Gunung Merapi di Kecamatan Kemalang, Klaten masih mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih.

Ada dua desa yang sama sekali belum mendapatkan sumber air bersih, yakni Tegalmulyo dan Tlogowatu.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Kemalang Didit Adiantoro saat kegiatan sambung rasa bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Rabu (9/9/2025).

Didit mengjelaskan, sampai saat ini masih ada beberapa desa yang kekurangan akses air bersih ketika musim kemarau.

”Terutama desa yang lokasinya paling atas di Kecamatan Kemalang. Seperti Desa Balerante, Sidorejo, Tegalmulyo dan Tlogowatu. Untuk Desa Sidorejo dan Balerante kan sudah dialiri sebagian dari sumber Bebeng. Sedangkan untuk Tegalmulyo dan Tlogowatu belum dialiri dari mana pun,” ujar Didit.

Didit menambahkan, beberapa kali telah mencoba melakukan pengeboran sumur.

Namun selalu gagal karena airnya tidak keluar. Maka itu, usulan terkait pengadaan air di Desa Tlogowatu menjadi prioritas.

”Sebenarnya di desa kami, perbatasan Desa Kemalang dan Keputran juga ada sumber mata air dengan debit lumayan besar. Mungkin bisa juga dimanfaatkan. Tapi 100 meter di bawah sumber itu juga sudah dimanfaatkan untuk PDAM guna mencukupi kebutuhan air Desa Kemalang, Desa Keputran hingga Karangnongko,” ujar Didit.

Terkait hal itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengungkapkan, kebutuhan air bersih menjadi permasalahan utama di wilayah Kecamatan Kemalang.

Meski begitu, kini hanya tinggal satu desa saja yang akses air bersih yakni Desa Tlogowatu.

”Untuk kebutuhan air bersih di Desa Tlogowatu akan coba bekerja sma dengan Desa Bumiharjo, Kecamatan Kemalang. Nanti akan kami fasilitasi dengan Dispermasdes, apakah nanti membeli air dari Bumiharjo atau membuat sumur baru,” ujar Hamenang.

Hamenang menyebut, Desa Bumiharjo dipilih untuk bekerja sama dengan Desa Tlogowatu karena lokasinya yang paling dekat.

Di sisi lain, pihaknya juga mendorong PDAM untuk bisa mengintervensi pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga Desa Tlogowatu.

Lebih lanjut, untuk desa lainnya seperti Balerante dan Sidorejo, Hamenang menyebut telah resmi menjalin kerja sama MoU dengan Pemkab Sleman terkait pemanfaatan sumber air Bebeng.

Mengingat lokasi sumber sendiri berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

”Tahun ini kami akan pipanisasi bekerja sama dengan Bank Jateng. Insya Allah bisa mengalir ke tiga sampai empat desa. Jadi harapannya tahun depan Kemalang sudah tidak susah air,” ujar Hamenang. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#sambung rasa #klaten #kemarau #Air Bersih #karangmalang #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto