Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Mobil Gasak Sepeda Motor hingga Rumah, Satu Warga Ceper Klaten Meninggal

Angga Purenda • Minggu, 14 September 2025 | 02:13 WIB
Kondisi mobil dobel kabin yang sudah dievakuasi di Unit Gakkum Satlantas Polres Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)
Kondisi mobil dobel kabin yang sudah dievakuasi di Unit Gakkum Satlantas Polres Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Pedan-Karangwuni, Desa Dlimas, Kecamatan Ceper, Klaten pada Sabtu (13/9/2025) pada Pukul 12.15.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil dan sepeda motor hingga menabrak rumah, gapura hingga tiang listrik.

Akibatnya, pengendara sepeda motor meninggal dunia. Selain itu, dua rumah rusak di bagian teras dan dinding ambrol. Gapura dan dua tiang wifi juga ambruk.

Informasi yang dihimpun Radarsolo.com, kejadian bermula saat mobil dobel kabin Hilux dengan nomor polisi AD 99 H yang dikemudikan oleh DA, 24, warga Kota Solo melaju dari Pedan Karangwuni.

Sedangkan mobil tidak dikenal melaju dari Desa Pokak, Ceper yang keluar dari gang menuju ke jalan utama.

Saat mobil tidak dikenal itu melaju, terdapat sepeda motor Honda Beat nomor polisi AD 3325 IV yang dikendarai MY,45, warga Desa Pokak, Ceper, Klaten pada sisi samping kiri.

Mobil itu hendak menyeberangi jalan utama menuju ke Pedan. Tetapi saat melaju hingga di tengah jalan tidak menyadari terdapat mobil dobel kabin dari arah Pedan.

”Posisi mobil tidak dikenal itu masih berada di tengah jalan. Kemudian mobil dobel kabin berwarna merah berusaha untuk menghindar dengan membanting stir ke kanan. Tapi terdapat sepeda motor dari sisi kiri mobil tidak dikenal yang juga melaju ke arah jalan utama hingga akhirnya terjadi kecelakaan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten Iptu Alif Akbar Lukman Hakim, Sabtu (13/9/2025).

Alif mengungkapkan, usai menabrak sepeda motor, mobil itu juga menabrak rumah warga, gapura hingga dua tiang wifi hingga ambruk. Mobil pun dalam posisi terguling usai tabrakan itu terjadi.

Kondisi mobil mengalami ringsek bagian depan. Begitu juga vleg depan hingga ban belakang meletus. Sedangkan sepeda motor Beat sudah tidak berbentuk usai tertabrak.

”Untuk kondisi korban (pengendara sepeda motor) mengalami luka di bagian kepala khususnya pada kaki sebelah kanan. Sesampai di rumah sakit selang beberapa waktu dinyatakan meninggal dunia,” ujar Alif.

Alif mengungkapkan, untuk mobil dobel kabin sendiri terdapat dua orang sebagai sopir dan penumpang. Mereka tidak mengalami luka.

”Untuk penyebabnya kurang kosentrasinya dari mobil berwarna merah. Dari hasil olah TKP dan keterangan pengemudi kecepatan sekira 60 km-70 km per jam," ujar Alif.

Alif mengungkapkan, pasca kejadian itu langsung dilakukan evakuasi terhadap mobil dan sepeda motor.

Dibantu dengan mobil derek untuk dibawa ke Unit Gakkum Satlantas Polres Klaten. Selama proses evakuasi sempat menghambat arus lalu lintas dari kedua arah.

”Kami sempat laksanakan buka tutup dari jalur Pedan maupun Karangwuni. Dikarenakan memang mobil sempat membentur dan ada kerusakan di bagian roda. Tapi untuk kondisi dari pengemudi mobil sehat,” ujar Alif.

Jajaran Unit Gakkum Satlantas Polres Klaten sampai saat ini masih meminta keterangan dari pengemudi mobil dan saksi lainnya untuk penyelidikan lebih lanjut. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#klaten #pedan #honda beat #polres klaten #ceper #kecelakaan maut #kota solo