RADARSOLO.COM - Seorang warga Desa Kepanjen, Kecamatan Delanggu, Klaten harus berinisial R, 46, dilarikan ke rumah sakit usai tersengat tawon vespa pada Selasa (16/9/2025) sore. Guna mendapatkan perawatan secara intensif dari tim medis.
Korban tersengat tawon vespa saat mencari rumput untuk pakan ternak kambing di persawahan.
Tepatnya di belakang SDN 1 Kepanjen dengan beberapa sengatan di sejumlah bagian tubuh korban. Beruntung nyawa korban selamat usai dilarikan ke rumah sakit.
“Untuk kejadiannya pada Selasa (16/9/2025) sore sekira Pukul 15.00. Korban mendapatkan beberapa sengatan di bagian punggung dan tangannya saat mencari rumput untuk pakan ternak itu,” ujar Kapolsek Delanggu AKP Jaka Waloya, Rabu (17/9/2025).
Lebih lanjut, Jaka menjelaskan, saat tersengat tawon itu, kondisi korban masih sadar.
Tetapi usai terkena sengatan tersebut, R langsung merasakan pusing dan sesak nafas.
Kemudian meminta tolong anggota keluarganya untuk diantarkan ke rumah sakit terdekat.
Jaka mengaku, setelah mendapatkan laporan itu langsung mengecek kondisi korban di rumah sakit PKU Muhammadiyah Delanggu.
Dia pun memastikan kondisi korban terus membaik usai tersengat tawon tersebut.
“Saat dibawa ke rumah sakit, langsung masuk IGD, lalu setelah kondisinya membaik langsung dipindahkan ke bangsal perawatan. Alhamdulilah untuk keadaannya baik, yang bersangkutan menjalani rawat inap,” ujar Jaka.
Di sisi lain, pihaknya bersama relawan Kecamatan Delanggu juga mengecek lokasi korban tersengat tawon tersebut.
Pada lokasi tersebut, Jaka menemukan terdapat sarang tawon berada di atas pohon setinggi satu meter.
Guna tidak terulang kembali jatuhnya korban, maka tim relawan Kecamatan Delanggu mengevakuasi sarang tawon pada Selasa (16/9/2025) malam.
Dari Polsek Delanggu juga ikut serta dalam kegiatan pemusnahan sarang tawon tersebut.
“Sudah dilakukan evakuasi oleh tim relawan semalam,” ujar Jaka.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Klaten Sumino menjelaskan berdasarkan data dari damkar sepanjang Januari-Agustus 2025 telah melakukan penyelamatan dari ancaman hewan liar sebanyak 315 kali.
“Dari jumah total tersebut, 41 kali merupakan penyelamatan ancaman hewan liar dari tawon vespa,” ujar Sumino.
Dari data yang diperoleh radarsolo.com, untuk penyelamatan ancaman hewan liar terbanyak dari ular yakni 249 kali.
Disusul penyelamatan dari tawon vespa, biawak 14 kali, kera delapan kali, musang dua kali dan anjing satu kali. (ren/adi)
Editor : Adi Pras