Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jembatan Jalur Pertanian di Cucukan Prambanan Roboh, Minta Pemkab Klaten Segera Lakukan Perbaikan

Angga Purenda • Sabtu, 27 September 2025 | 15:06 WIB
Tahapan pembangunan abutmen jembatan di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Klaten
Tahapan pembangunan abutmen jembatan di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Klaten

RADARSOLO.COM- Warga Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan meminta bantuan Pemkab Klaten untuk memperbaiki jembatan yang menjadi jalur pertanian yang robob akibat banjir pada 2021.

Mengingat hingga saat ini belum terealisasi untuk dilakukan perbaikan.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Sambung Rasa pada Rabu (24/9/2025) di Desa Cucukan yang langsung dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto.

"Kami sudah programkan untuk membangun jembatan yang kerja sama antar desa. Namun sampai detik ini kerja samanya masih dalam doa. Mudah-mudahan bupati mau membantu menyempurnakan. Tahun ini kami sudah mulai membangun abutmen-nya," ujar Kepala Desa Cucukan Heru Pramana.

Lebih lanjut, Heru menjelaskan, bahwa jembatan itu menjadi infrastruktur penting bagi warga Cucukan.

Mengingat menjadi akses petani untuk menuju ke lahan pertaniannya masing-masing. Sekaligus sebagai sarana penghubung antara Desa Cucukan dan Desa Kotesan yang berdekatan.

“Kalau saar ini petani harus memutar jauh kalau mau ke lahannya. Jembatannya dulu memiliki lebar 4 meter dan panjang 12 meter,” tambah Heru.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Asih Desa Cucukan Gunanto menjelaskan, robohnya jembatan telah memberikan dampak cukup signifikan bagi warga setempat.

Secara khusus petani karena harus memutar sejauh 1 Km.

Di sisi lain, tidak adanya jembatan menjadikan petani juga terkendala dalam menyalurkan hasil pertanian. Terutama saat panen tiba karena minimnya akses jalur pertanian.

"Karena jembatan itu kan sarana transportasi untuk lewat hasil tani juga. Ternyata dengan hilangnya jembatan, sangat terasa sekali. Jadi kami mohon bisa dibantu untuk memperbaikinya," ujar Gunanto.

Ia mengungkapkan, pasca jembatan roboh, sebenarnya ada upaya untuk memperbaiki.

Di awali dengan perbaikan bendungannya terlebih dahulu. Kemudian secara bertahap dilakukan pembangunan untuk jembatan sebagai jalur utama pertanian.

"Selain itu, kami juga meminta Pemkab bisa membangunkan saluran irigasi tersier bagi petni. Dikarenakan sekira 70 persen, untuk saluran irigasi masih berupa tanah. Jadi setiap membajak pakai mesin combine pasti longsor," tambah Gunanto.

Adanya permintaan itu, Bupati Klaten Hamenang mengaku siap membantu warga dan petani Desa Cucukan terkait akses infrastruktur.

Terutama pembangunan jembatan, karena telah menjadi akses vital bagi warga.

"Kalau memungkinkan, nanti kami bantu lewat TMMD. Karena panjangnya 12 meter dan lebar 4 meter. Jadi kalau memungkin tahun depan kami usulkan untuk program TMMD. Biar sesegera mungkin (dibangun) karena itu berkaitan dengan distribusi pertanian," ujar Hamenang.(ren)

Editor : Nur Pramudito
#cucukan #prambanan #klaten #jembatan #akses #pemkab klaten #petani