Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bupati Hamenang Lantik 96 PPPK Tahap II, Ajak Kolaborasi Hadirkan Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Terbaik di Klaten

Angga Purenda • Senin, 29 September 2025 | 19:19 WIB

 

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat melantik 96 PPPK Tahap II Formasi Tahun 2024 di Pendapa Pemkab Klaten
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat melantik 96 PPPK Tahap II Formasi Tahun 2024 di Pendapa Pemkab Klaten

RADARSOLO.COM - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo melantik 96 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi Tahun 2024 melalui pengambilan sumpah dan janji jabatan.

Begitu juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) di Pendapa Pemkab Klaten pada Senin (29/9/2025).

Mereka yang dilantik kali ini terdiri dari 76 formasi guru dan 20 formasi tenaga kesehatan. Sebelumnya mereka telah menjalani prosesnya pada 2024.

Kemudian pengusulan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) PPPK pada Juli 2025. Hingga akhirnya dilantik dan diserahkan SK-nnya.

"Saya atas nama pribadi dan Pemkab Klaten mengucapkan selamat kepada rekan-rekan PPPK yang telah dilantik. Harapan kita bersama ke depan bisa bersinergitas, berkolaborasi dalam rangka menghadirkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Khususnya di dua institusi yakni Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes)," ujar Bupati Klaten Hamenang.

Lebih lanjut, Hamenang mengungkapkan, untuk tantangan ke depan tidak mudah.

Terlebih lagi yang akan dihadapi disdik dan dinkes yang menjadi sebuah pondasi dan dasar bagi sebuah wilayah dalam rangka agar masyarakat Klaten ke depan semakin berkualitas.

Dari sisi pendidikan, tentu diharapkan mampun menciptakan generasi yang lebih berwawasan, berkarakter dan siap untuk mengarungi perjalanan berikutnya.

Sedangkan di sektor kesehatan, masyarakat dapat memiliki kesehatan yang kuat dan prima baik jiwa maupun raga.

"Penduduk Klaten mencapai 1,3 juta jiwa yang paling banyak diisi oleh generasi muda baik Gen Z maupun milenial serta generasi alpha. Tentu harapannya bisa mempersiapkan bersama pendidikan yang tepat untuk mereka agar kemudian di jenjang selanjutnya lebih siap. Apalagi hari ini teknologi informasi berjalan begitu cepat dan luar biasa perkembangannya," ujar Hamenang.

Menurutnya, diperlukan berbagai terobosan yang diperlukan dari para tenaga pendidik.

Harapannya ke depan, anak-anak tidak hanya cerdas semata tetapi memahami apa yang menjadi kelebihan dan kekurangannya.

Harapannya ke depannya bisa mengembangkan kelebihan sehingga pada jenjang berikutnya tidak salah langkah.

Sedangkan di bidang kesehatan, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.

Mengingat saat ini terdapat sekira 1.100 kasus TBC dan leptospirosis di Klaten yang menurutnya perlu menjadi perhatian bersama.

"Maka dari itu tindakan preventif kita sosialisasi menjadi hal yang wajib dan harus segera. Harapannya jumlah angka yang terkena TBC ini tidak semakin bertambah. Apalagi TBC ini bisa menular. Termasuk perlunya edukasi terkait gerakan hidup sehat," ujar Hamenang.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klaten Agus Setyawan Prasetyoko menjelaskan bahwa pembaruan penandatangan perjanjian kerja akan dilakukan setiap lima tahun sekali.

Meskipun mereka sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tetapi statusnya kontrak dengan perjanjian kerja.

"Untuk komposisi ASN di lingkungan Pemkab Klaten total terdapat sekira 10 ribu pegawai. Terdiri dari 7 ribu pegawai merupakan PNS dan 3 ribu merupakan PPPK," ujar Agus.(ren)

Editor : Nur Pramudito
#Hamenang Wajar Ismoyo #pppk #klaten #bupati