RADARSOLO.COM – Rumpun bambu di Dusun Jeblogan, Desa Ceper, Kecamatan Ceper, Klaten roboh hingga menghambat aliran sungai di desa setempat. Hal itu berpotensi terjadinya banjir ketika debit air sungai meningkat saat hujan tiba.
Kondisi itu lantas ditangkap Koramil 23/Ceper dan masyarakat untuk melaksanakan gotong-royong pada Senin (6/10/2025).
Diterjunkan dua orang Babinsa dan masyarakat melaksanakan karya bakti pembersihan serta pemotongan rumpun bambu yang roboh menutup aliran sungai.
Pada kegiatan tersebut, juga terlibat sekcam Ceper, Kepala Desa Ceper Ari Suparyanto, Ketua BPD Desa Ceper Purwo Sumitro.
Begitu juga Ketua RT maupun RW di Dusun Jeblogan, relawan Desa Ceper serta perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.
Serka Gunanto menyampaikan, pelaksanaan karya bakti tersebut merupakan bentuk sinergi dalam menjaga lingkungan. Begitu wujud kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan keselamatan masyarakat.
”Rumpun bambu yang roboh di sungai ini berpotensi menghambat aliran air dan menimbulkan banjir. Terutama saat musim hujan. Maka itu kami lakukan penataan kembali bantaran sungai agar aliran air tetap lancar,” ujar Serka Gunanto, Senin (6/10/2025).
Lebih lanjut, Gunanto menjelaskan, penanganan terhadap rumpun bambu tak hanya dilakukan kali ini saja.
Tetapi secara berkala akan terus dipantau apabila ada yang roboh kembali. Hal itu sebagai upaya mitigasi bencana banjir dari luapan sungai akibat aliran sungai tertutup rumpun bambu.
”Sebagai bentuk komitmen, kami akan terus berkomitmen dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam melakukan penataan kembali bantaran sungai agar aliran air tetap lancar. Ini juga bagian dari pelestarian lingkungan di wilayah Klaten,” ujar Gunanto.
Sementara itu, Kepala Desa Ceper Ari Suparyanto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kormali Ceper atas kepedulian dan sinerginya bersama warga dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Efisiensi karena Aggaran dari Pusat Berkurang, Pemkab Sragen Janji Tak Naikkan PBB
”Kami apresiasi Babinsa Koramil Ceper yang tidak hanya menggerakan warga, tetapi juga turut bersinergi langsung bersama masyarakat dalam kegiatan pembersihan sungai di wilayah kami. Semangat gotong-royong dan kebersamaan seperti inilah yang perlu terus kita pelihara untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, aman dan sehat,” ujar Ari Suparyanto.
Ke depan, kerja sama lintas unsur akan terus diperkuat dalam upaya mitigasi bencana banjir di Desa Ceper. Termasuk diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar semakin meningkat. (ren/adi)
Editor : Adi Pras