RADARSOLO.COM- Bupati-Wakil Bupati (Wabup) Klaten Hamenang Wajar Ismoyo-Benny Indra Ardhianto meresmikan Kawasan Wisata dan Edukasi Ketahanan Pangan di Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, Kamis (9/10/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun radarsolo.com, kawasan wisata dan edukasi ketahanan pangan tersebut terdiri dari beberapa bagian.
Seperti lahan pengembangan budidaya anggur seluas 1.100 meter persegi. Ada pun jenisnya mulai dari Jupiter, Doneski, Heliodor dan Gospi.
Selain itu, ada juga budidaya buah melon dengan lahan seluas 300 meter persegi.
Kemudian lahan pertanian seluas 2 hektar untuk ditanami jagung dan bawang merah.
Begitu juga peternakan ayam petelor sebanyak 2.400 ekor. Ditambah perikanan pada lahan seluas 1 hektar dengan jenis ikan nila.
Dilengkapi greenhouse hingga Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R).
Bupati Hamenang dan Wabup Benny sempat meninjau peternakan ayam, TPS3R hingga melakukan tanam melon dan anggur serta panen ikan nila.
Seluruh kawasan itu dikelola secara mandiri oleh BUMDes Jaya Janti.
Hal tersebut sebagai bagian dari pengembangan potensi lokal dan ketahanan pangan desa.
Bupati Hamenang pun menyampaikan apresiasinya atas inovasi dan kerja keras dari seluruh pihak yang telah berkolaborasi mengembangkan kawasan terpadu itu.
“kami bersama mas wakil merasa bangga dan luar biasa melihat potensi yang ada di Janti ini. Bagaimana pariwisata bisa dikoneksikan dengan agrowisata, ketahanan pangan hingga pengelolaan sampahnya. Dari hulu sampai hilir, semuanya tertata dengan baik,” ujar Hamenang.
Baca Juga: Coffee Shop di City Walk Solo Disemprit Satpol PP! Ini Alasannya…
Di sisi lain, Hamenang juga mengapresiasi langkah Desa Janti yang telah mampu mengimplementasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melibatkan potensi lokal.
“Alhamdulillah Desa Janti ini bisa menangkap program nasional MBG dengan menjadikan desa sebagai supplier. Telurnya dari desa, ini luar biasa,” ujar Hamenang.
Atas kawasan terpadu itu, Hamenang berpesan menekan pentingnya kolaborasi antara desa, pemerintah daerah dan stakeholder terkait.
Untuk menjaga keberlanjutan kawasan wisata dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Polanharjo.
“Kami berterima kasih atas kerja keras seluruh pihak. Semoga ke depan, melalui kolaborasi yang lebih kuat, menjadikan kawasan wisata di Janti dan Polanharjo dapat semakin optimal. Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tentu saja kesejahteraan masyarakat,” ujar Hamenang. (ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono