Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dorong Kemandirian Pangan, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Salurkan 1.000 Bibit Nangka di Klaten

Angga Purenda • Jumat, 17 Oktober 2025 | 00:46 WIB
Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budi Hartanto serahkan 1000 bibit nangka di Klaten. (ist)
Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budi Hartanto serahkan 1000 bibit nangka di Klaten. (ist)

KLATEN, Radar Solo — Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Al Masyari menyalurkan 1.000 bibit nangka untuk masyarakat Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Kamis (16/10).

Penyerahan bibit dilakukan dalam kegiatan bertajuk “Serasehan Petani Nangka dan Pembagian Bibit Gratis” yang digelar di Balai Desa Kahuman, hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa Kahuman, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kepala Desa Kahuman Ida Andung Prihatin mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum membangun kesadaran masyarakat untuk menanam dan merawat pohon produktif sebagai sumber ekonomi jangka panjang.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya menerima bibit, tetapi benar-benar menanam dan merawat hingga berbuah. Nangka ini bukan sekadar pohon, tapi investasi jangka panjang bagi keluarga dan desa,” ujarnya.

Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budi Hartanto mewakili Abdul Kharis menyampaikan bahwa pemerintah dan DPR terus berkomitmen mendorong swasembada pangan serta pertanian berkelanjutan.

“Bantuan bibit ini adalah simbol komitmen kami mendukung petani. Kami ingin masyarakat kembali mencintai tanahnya sendiri, menanam, merawat, dan menikmati hasilnya. Pertanian bukan masa lalu, tapi masa depan bangsa,” tegas Budhi.

Sementara itu, Ketua Pemuda Tani HKTI Provinsi Jawa Tengah Heriwanto menyoroti pentingnya regenerasi petani muda agar sektor pertanian tetap hidup dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Anak muda harus kembali ke sawah, tapi dengan cara baru — dengan teknologi, inovasi, dan semangat kewirausahaan,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung penuh antusiasme itu diikuti ratusan warga. Bibit nangka dibagikan secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Klaten untuk memperkuat kemandirian pangan berbasis potensi lokal. (ren/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#ketahanan pangan #pertanian #abdul kharis almasyahari #bibit #petani