Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Peringati Hari Pangan Sedunia, AQUA Klaten Dorong Kolaborasi dan Edukasi Keberlanjutan Sejak Dini

Angga Purenda • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 03:14 WIB
Kegiatan edukasi yang melibatkan para siswa dan guru SD di Joglo Tani Polan, Desa Polan, Kecamatan Polanharjo, Klaten.
Kegiatan edukasi yang melibatkan para siswa dan guru SD di Joglo Tani Polan, Desa Polan, Kecamatan Polanharjo, Klaten.

RADARSOLO.COM- PT Tirta Investama Klaten (AQUA Klaten) memperingati Hari Pangan Sedunia dengan menekankan pentingnya kolaborasi multipihak. Demi keberlanjutan pangan ke depan yang lebih baik.

Peringatan itu diwujudkan melalui serangkaian kegiatan edukasi yang melibatkan sekira 75 peserta yang terdiri dari para siswa dan guru dari 17 sekolah dasar (SD) di Kecamatan Polanharjo.

Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Yayasan Gita Pertiwi, Secercah Harapan Indonesia (SHIND, Komunitas Petani Alami Klaten (Kompak) dan AGTS.

Bertempat di Joglo Tani Polan, Desa Polan, Kecamatan Polanharjo pada Jumat (17/10/2025).

Stakeholder Relation Manager AQUA Klaten Rama Zakaria mengungkapkan, bahwa Hari Pangan merupakan momen krusial yang erat kaitannya dengan isu keberlanjutan.

Maka itu, untuk upaya menuju pangan yang lebih baik tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

“AQUA di sini menjadi bagian dari kolaborasi bersama dengan para pihak. Melibatkan berbagai elemen, mulai dari Gita Pertiwi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), akademisi hingga komunitas petani alami Klaten. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk menghasilkan pangan yang sehat,” ujar Rama, Jumat (17/10/2025).

Lebih lanjut, Rama juga menyoroti kaitannya antara pangan dan cara memperolehnya juga harus sehat. Terutama dalam praktik pertanian.

Pihaknya bersama mitra mendorong praktik pertanian regeneratif di wilayah Sub DAS Pusur. Hal itu untuk memastikan produk pangan dihasilkan dengan cara yang ramah lingkungan.

Dalam kegiatan peringatan Hari Pangan kali ini, AQUA Klaten secara spesifik memang mengundang para siswa SD dalam kegiatan edukasi. Pemilihan segmen usia tersebut bukannya tanpa alasan.

Yakni melibatkan sejak dini dalam gerakan pangan sehat untuk menumbuhkan generasi yang memahami asal usul makanan.

Begitu juga mampu memilih pangan sesuai kebutuhan yang beragam dan gizi seimbang.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan terkait makan sehat dan bergizi. Menekankan pentingnya memilih serta mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang sejak dini. Sekaligus memahami asal-usul pangan yang mereka konsumsi setiap hari,” ujar Rama.

Selain pemahaman tentang makanan bergizi, Rama juga menyampaikan pesan penting terkait program pemerintah.

Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebagian sudah diterima para siswa di Klaten.

Dirinya mengajak untuk menghabiskan makanan mereka sebagai upaya mengurangi sampah sisa makanan.

“Kami berharap anak-anak di sekolah dasar yang menerima program MBG dapat menghabiskan makananya. Karena kita tahu, 60 persen dari sampai harian itu adalah dari sampah sisa makanan,” tambah Rama.

Pada kesempatan itu, Rama juga turut memperkenalkan fasilitas Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) AQUA Klaten yang berlokasi di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo.

Memiliki luas sekira 4,6 hektar yang terbuka bagi masyarakat dan sekolah sebagai sarana belajar menganl flora dan fauna.

Sementara itu, Staf Lapangan dari Gita Pertiwi Surati menjelaskan fokus utama dari kegiatan edukasi tersebut adalah pengenalan tentang pangan sehat.

Para siswa diajak untuk memahami apa yang sebenarnya mereka konsumsi setiap hari.

"Apa sih sebenarnya pangan sehat itu? Apa yang sudah dikonsumsi setiap hari itu seperti apa?" ujar Surati.

Lebih lanjut, Surati mengungkapkan konsep pangan sehat merujuk pada prinsip beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).

Artinya, makanan yang dikonsumsi harus beragam dan memenuhi standar keamanan pangan.

“Harapannya, melalui kegiatan ini, para siswa dapat lebih memahami secara praktis terkait pangan yang sehat itu seperti apa. Termasuk bisa menindaklanjutinya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Surati. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#sejak dini #aqua klaten #edukasi #peringatan hari pangan sedunia #kolaborasi