Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Terkenal Ganas dan Mematikan, Dua Sarang Tawon Vespa di Prambanan Klaten Dievakuasi

Angga Purenda • Senin, 20 Oktober 2025 | 01:49 WIB
Tim gabungan mengevakuasi dua sarang tawon di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jumat (17/10/2025) malam. (Dokumentasi Polsek Prambanan)
Tim gabungan mengevakuasi dua sarang tawon di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jumat (17/10/2025) malam. (Dokumentasi Polsek Prambanan)

RADARSOLO.COM – Tim gabungan dari Polsek Prambanan, relawan Forkap dan warga berhasil memusnahkan dua sarang tawon jenis vespa affinis di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Jumat (17/10/2025) malam.

Hal itu untuk mencegah jatuhnya korban akibat sengatan tawon yang dikenal sangat berbahaya ini.

Evakuasi yang dimulai pukul 21.30 WIB itu menargetkan dua lokasi. Yakni sarang pertama ditemukan di kediaman warga bernama Dermato.

Sementara sarang kedua berada di area pemakaman Dusun Matangan RT 06 RW 03. Kedua sarang tawon yang berukuran besar itu langsung dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar.

Salah satu sarang yang dievakuasi di pohon memiliki ukuran sebesar bola kaki. Sementara itu, sarang yang memanjang di rumah warga berukuran panjang 40 sentimeter (cm) dengan diameter 30 cm.

Besarnya ukuran sarang tawon itu menunjukkan potensi bahaya yang tinggi bagi warga sekitar.

Tawon jenis vespa affinis yang di Klaten dikenal sebagai tawon endas. Terkenal ganas dan memiliki sengatan beracun yang berpotensi mematikan jika menyerang secara berkelompok.

”Kami dapat laporan dari warga tentang keberadaan sarang tawon vespa di lokasi permukiman dan makam. Tim langsung kami kerahkan untuk evakuasi malam itu juga,” ujar Kapolsek Prambanan AKP Nyoto.

”Ada dua titik, proses evakuasi berjalan aman, tanpa ada korban jiwa. Terima kasih kepada warga dan relawan Forkap yang sigap membantu,” lanjutnya.

Mengingat tingginya risiko sengatan, Nyoto mengimbau masyarakat agar tidak menyepelekan keberadaan sarang tawon di sekitar lingkungan mereka.

Dia meminta warga untuk segera melapor kepada pihak berwenang agar penanganan dilakukan oleh petugas terlatih.

”Jangan lakukan evakuasi sendiri karena sangat berbahaya. Biarkan petugas yang menangani,” tegas Nyoto. (ren/adi)

 

Editor : Adi Pras
#prambanan #klaten #tawon vespa