RADARSOLO.COM – DPRD Klaten menggelar kegiatan bakti sosial berupa tebar benih ikan nila sebanyak 50 ribu ekor di Desa Jimus, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Senin (27/10/2025).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian perayaan Hari Jadi Ke-75 DPRD Klaten yang diperingati pada 28 Oktober.
Tampak hadir pimpinan DPRD Klaten Hariyanto dan Bahtiar Joko Widagdo. Diikuti oleh beberapa anggota seperti Pandu Sujatmoko, Joko Siswanto, Adiati Mustikaningsih, dan Dea Primasanthy.
Tebar benar benih ikan itu dilaksanakan pada sungai yang tidak jauh dari kantor desa setempat. Termasuk menyerahkan benih tersebut kepada warga Jimus agar bisa dibudidaya.
Wakil Ketua DPRD Klaten Hariyanto menyampaikan, kegiatan tebar benih ikan itu dipilih karena wujud kepedulian dewan terhadap masyarakat, khususnya di sektor perikanan.
”Ini kami laksanakan dalam rangka Hari Jadi Ke-75 DPRD Klaten. Kami selaku pimpinan membuat program kegiatan yakni bakti sosial. Kaitannya dengan penebaran benih ikan,” ujar Wakil Ketua DPRD Klaten Hariyanto.
Hariyanto menambahkan, seluruh jenis ikan yang tebar merupakan nila. Pemilihan lokasi di Desa Jimus, Kecamatan Polanharjo karena didasarkan pada potensi perikanan yang cukup maju di wilayah setempat.
”Kami melihat kondisi dan situasi yang ada di Kecamatan Polanharjo secara umum kan perikannya kan maju sekali. Kami peduli terhadap masyarakat karena DPRD kan wakil rakyat makanya ya harus peduli untuk memberikan dukungan kaitannya sama perikanan yang ada di Kecamatan Polanharjo,” ujar Hariyanto.
Dia berharap, dengan penebaran benih ikan mampu menjaga ekosistem sungai. Sekaligus mendukung program dari pemerintahan pusat kaitannya ketahanan pangan.
”Selain menjaga ekosistem pada sungai, benihnya juga kami bagikan kepada masyarakat. Khususnya yang peternak ikan yang ada di Desa Jimus,” tambahnya.
Kepala Desa (Kades) Jimus Hardjono mengpresiasi kegiatan tebar benih yang dilaksanakan oleh pimpinan dan anggota DPRD Klaten.
Menurutnya, selain bisa menjaga ekosistem sungai, juga bisa bermanfaat bagi masyarakat Jimus setelah nantinya dilakukan budidaya.
”Untuk di desa kami juga banyak berprofesi sebagai peternak ikan. Setidaknya ada 50 orang yang melakukan budidaya ikan di kolam-kolam milik pemerintah desa dengan sistem sewa. Harapannya bisa meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Hardjono.
Salah satu warga Desa Jimus, Ikwan Parjanto, 45, juga menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan di DPRD Klaten.
”Kalau nanti sudah besar atau dipanen saya serahkan ke karangtaruna. Hendak mau dibagi-bagikan ke warga atau bagaimana. Harapannya agar masyarakat juga gemar makan ikan,” ujar Ikwan. (ren/adi)
Editor : Adi Pras