Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dramatis, Nenek di Klaten Selamat usai Tercebur Sumur: Begini Kronologinya

Angga Purenda • Selasa, 28 Oktober 2025 | 01:43 WIB

 

Mbah Sali saat mendapatkan pertolongan pertama dari PMI Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)
Mbah Sali saat mendapatkan pertolongan pertama dari PMI Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Sebuah insiden menegangkan terjadi di Desa Sudimoro, Kecamatan Tulung, Klaten, Senin (27/10/2025).

Seorang nenek berusia 80 tahun, Salinem atau akrab disapa Mbah Sali berhasil dievakuasi tim Search and Rescue (SAR) Klaten dalam keadaan selamat setelah tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 15 meter.

Peristiwa dramatis ini terjadi sekitar pukul 09.00 di samping rumah Mbah Sali di Dusun Malangsari.

Kepala Desa (Kades) Sudimoro Agus Erwanto mengungkapkan, Mbah Sali tercebur saat hendak mengecek pompa air di sumur tersebut.

”Katanya mau lihat pompa air karena mati. Kemudian membuka tutupnya (tutup sumur). Terus dia mau membenahi, kemudian jatuh ke sumur,” ujar Agus saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (27/10/2025).

Mbah Sali diketahui tercebur setelah teriakannya meminta tolong dan suara terjatuhnya ke sumur terdengar oleh warga sekitar.

Warga segera bergegas menuju sumur. Mbah Sali sudah berada di dasar sumur sambil berpegangan pipa air.

Beberapa warga langsung sigap, berinisiatif turun ke dasar sumur. Mereka membantu Mbah Sali agar tidak tenggelam dengan memberikannya tali sebagai pegangan.

Bahkan, warga yang berada di dalam sumur sempat menemani Mbah Sali selama sekitar 30 menit sambil menunggu bantuan tim evakuasi datang.

Tak lama berselang, tim gabungan dari Damkar Satpol PP dan Damkar, TRC BPBD, Tim SAR Klaten, serta PMI berdatangan ke lokasi yang berbatasan dengan Kabupaten Boyolali tersebut.

”Tadi mengalami luka ringan pada bagian tangan dan pundak,” ungkap Agus.

Sementara itu, Wakil Komandan Operasi SAR Klaten Arfan Khairun menjelaskan bahwa laporan insiden diterima sekira pukul 10.00. Proses evakuasi dilakukan dengan teknik vertical rescue dan memakan waktu sekitar 30 menit.

Arfan mengungkapkan, meskipun Mbah Sali dalam kondisi lemas dan berpegangan pada tali saat dievakuasi, proses evakuasi tidak mudah.

”Untuk kesulitan karena kondisi sumur sempit (diameter sumur kurang dari 1 meter), kemudian kedalamannya lumayan. Kondisi korban mungkin juga agak takut sehingga saat awal ketika ada yang turun negosiasi dulu, menyakinkan kepada korban bahwa akan ditolong,” jelas Arfan.

Setelah berhasil ditarik ke atas, Mbah Sali segera dilarikan ke RSUD Pandan Arang Boyolali menggunakan ambulans PMI Klaten untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. (ren/adi)

 

Editor : Adi Pras
#sar klaten #sar #klaten #tercebur sumur #tulung #nenek