Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jadi Top Pesantren Tahfidz dan Akademik Terpadu se-Soloraya, PPTQ Ibnu Abbas Klaten Siap Perkuat Karakter Santri Berdaya Saing Global

Angga Purenda • Kamis, 30 Oktober 2025 | 21:15 WIB
Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten KH Muhammad Uqbah Azis memaparkan penghargaan Top Pesantren Tahfidz dan Akademik Terpadu yang diterima PPTQ Ibnu Abbas Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)
Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten KH Muhammad Uqbah Azis memaparkan penghargaan Top Pesantren Tahfidz dan Akademik Terpadu yang diterima PPTQ Ibnu Abbas Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Ibnu Abbas Klaten kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan.

Lembaga pendidikan unggulan yang berlokasi di Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara itu secara resmi menerima Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025 di The Sunan Hotel Solo pada Selasa (28/10/2025).

Penghargaan bergengsi tersebut diraih dalam kategori Top Pesantren Tahfidz dan Akademik Terpadu.

Penghargaan itu langsung diserahkan oleh Direktur Jawa Pos Media Marsudi Nurwahid kepada Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten KH Muhammad Uqbah Azis.

Penghargaan dari Jawa Pos Radar Solo itu sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dan inovasi PPTQ Ibnu Abbas Klaten.

Terutama dalam mengembangkan model pendidikan terpadu yang didasarkan pada tiga pilar yakni Alquran, Akademik dan Akhlak.

Model pendidikan yang diterapkan secara harmonis tidak hanya menekankan penguasaan Alquran (Tahfidz) saja.

Tetapi juga keunggulan dalam prestasi akademik serta pembentukan karakter santri yang berdaya saing global.

Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten KH Muhammad Uqbah Azis menyampaikan rasa syukur dan pandangannya terkait penghargaan tersebut.

Hal itu disampaikan langsung dalam konferensi pers bersama rekan media di Klaten pada Kamis (30/10/2025).

"Ini bentuk amanah sekaligus pengingat agar kami terus memperkuat sinergi antara nilai-nilai Qur'ani, keunggulan akademik dan pengabdian masyarakat," ujar Ustaz Uqbah.

Lebih lanjut, dia menegaskan, penghargaan dari Jawa Pos Radar Solo itu bukanlah capaian akhir.

Melainkan momentum untuk memperkokoh komitmen dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.

“Kami berharap, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika dan santri agar terus berinovasi, berprestasi serta berkhidmah bagi umat dan bangsa,” tambahnya.

Seperti diketahui, PPTQ Ibnu Abbas Klaten bernaung di bawah Yayasan Ibnu Abbas Klaten yang berawal dari pendirian Islamic Center Ibnu Abbas.

Yayasan tersebut resmi berdiri pada tahun 2003 atas gagasan KH Dr Muhammad Muinudinillah Basri MA sebagai muassis dan inisiator dengan dukungan penuh dari Ustaz Dr. Setiawan Budi Utomo, Ustaz Achmad Yusuf dan Ustaz Nurwahid

Keempat tokoh ini dikenal sebagai pendiri sekaligus peletak dasar nilai dan identitas dakwah Yayasan Ibnu Abbas Klaten.

Berorientasi pada pembinaan umat, penguatan akidah ahlus sunnah wal jama'ah serta pendidikan Islam yang berwawasan global.

Sejalan dengan semangat tersebut, PPTQ Ibnu Abbas Klaten sendiri lahir pada tahun 2007.

Pesantren ini mengusung visi besar untuk menjadi lembaga pendidikan unggul yang melahirkan generasi Qur'ani, Rabbani, Ulul Albab, dan berakhlak mulia.

Selama lebih dari satu dekade, PPTQ Ibnu Abbas Klaten telah menorehkan berbagai prestasi di kancah nasional hingga internasional. Baik di bidang tahfidz, akademik dan sebaran alumni di berbagai kampus favorit.

Kolaborasi yang kuat antara penguasaan ilmu agama dan sains menjadi kekuatan utama PPTQ Ibnu Abbas Klaten dalam membentuk profil santri yang berkarakter kuat dan memiliki daya saing global.

Sekaligus menjadikan santri layak menyandang predikat Top Pesantren Tahfidz dan Akademik Terpadu. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#penghargaan #Alquran #klaten #nonakademik #akademik #PPTQ Ibnu Abbas Klaten