Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Peluang Ekspor Produk Herbal Klaten ke China Terbuka Lebar, Kerja Sama Sister City Pemkab dengan Nanjing Dimatangkan

Angga Purenda • Rabu, 5 November 2025 | 14:05 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat melakukan penandatangan Letter of Intent (LOI) dengan Pemerintah Nanjing, Provinsi Fujian, China. (Dok. Bagian Pemerintahan Setda Klaten)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat melakukan penandatangan Letter of Intent (LOI) dengan Pemerintah Nanjing, Provinsi Fujian, China. (Dok. Bagian Pemerintahan Setda Klaten)

RADARSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menorehkan sejarah baru, yakni secara resmi menandatangani Letter of Intent (LOI) dengan Pemerintah Nanjing, Provinsi Fujian, China pada Selasa (28/10/2025).

Penandatanganan ini menjadi langkah awal dalam pembentukan hubungan kota persahabatan atau sister city. Kerja sama itu dinilai Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo sangat menjanjikan.

"Kemarin kami melakukan presentasi di sana (China), disaksikan oleh langsung pemerintah daerah sana dan juga perwakilan-perwakilan. Akhirnya kita sepakat LOI itu, kemudian kita sudah tanda tangan kesepahaman. Ini adalah Kabupaten pertama di Jawa Tengah yang hendak menjalin Sister City," ungkap Hamenang saat ditemui di Desa Kepurun, Manisrenggo, Klaten pada Sabtu (1/11/2025).

Lebih lanjut, Hamenang menyoroti potensi pasar yang besar di Nanjing, terutama di sektor herbal dan rempah.

Menurutnya, salah satu komoditas yang paling diminati adalah wedang uwuh dan wedang rempah khas Klaten.

"Ternyata itu budaya mereka setiap hari itu memang minumannya herbal. Nah, ini mungkin nanti salah satu yang justru titik poin utama bisa kami ekspor ke sana," jelasnya.

Kendati demikian, ia mengakui perlunya perbaikan pada aspek packaging dan standarisasi agar produk herbal asal Klaten dari UMKM tersebut layak ekspor. Termasuk penambahan label berbahasa Mandarin.

Selain itu, ada potensi kerja sama di bidang teknologi pertanian dan peternakan juga sangat besar dengan Nanjing.

"Nanjing ini tidak perkotaan murni, tapi mereka juga lereng pegunungan. Jadi pertanian dan peternakan mereka itu sudah menggunakan teknologinya canggih-canggih. Nah, nanti mungkin ada juga kerja sama ahli teknologi sehingga pertanian kita bisa seperti mereka," ujar Hamenang.

Hemenang mengungkapkan, pertemuannya di China itu direncanakan akan ditindaklanjuti dengan kunjungan balasan dari pihak Nanjing ke Indonesia.

"Nanti tahun depan mereka akan gantian ke Klaten, kita undang pada saat rangkaian hari jadi sekaligus mereka akan membawa pengusaha-pengusaha mereka," ujar Hamenang.

Baca Juga: Rapat Paripurna DPRD Sragen Mendadak Gagal Digelar, Dipicu Gaji Guru PPPK Paruh Waktu

Di sisi lain, menindaklanjuti pertemuan di China itu, dari pemkab sendiri akan segera mengumpulkan stakeholder terkait. Termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pengusaha daerah.

Tujuannya, agar Klaten sudah siap dengan proposal matang ketika delegasi dari Nanjing datang ke Kota Bersinar.

"Nanti kita ramu (dalam menyiapkan proposal) sehingga tahun depan ketika mereka ke sini kita sudah ready. Tinggal kemudian sekali presentasi, mereka presentasi, ketemu di titik tengah, kita MoU 5 tahun kerja samanya," ujar Hamenang.

Hamenang juga menekankan tingginya keseriusan Pemerintah Nanjing dalam menjalin hubungan dengan Klaten. Terbukti dengan perlakuan istimewa yang diterima bupati selama kunjungan.

"Wakil wali kotanya itu membersamai terus. Sampai dia menjelaskan jadi guide. Luar biasa. Artinya mereka sangat-sangat serius," katanya.

Hamenang juga menyebut, pihak Nanjing juga menanyakan secara detail tentang toleransi agama dan keamanan di Klaten.

Oleh karena itu, Klaten berencana mempertemukan delegasi Nanjing dengan tokoh dan pengusaha etnis Tionghoa di Klaten untuk menjamin rasa nyaman dan kedekatan.

"Mohon doanya, ini tidak hanya sekadar kemudian persaudaraan kota tapi bisa menjadi kerja sama yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Jadi menimbulkan kesejahteraan bagi keluarga besar," ujar Hamenang. (ren/adi) 

Editor : Adi Pras
#kerja sama #sister city #klaten #china #Nianjing #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #produk herbal