Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Taman Kuliner MPP Klaten Akan Diubah jadi Creative Hub, Bupati Hamenang Ungkap Alasannya

Angga Purenda • Minggu, 9 November 2025 | 20:25 WIB
Area Taman Kuliner MPP Klaten di tepi Jalan Mayor Kusmanto, Kecamatan Klaten Tengah
Area Taman Kuliner MPP Klaten di tepi Jalan Mayor Kusmanto, Kecamatan Klaten Tengah

RADARSOLO.COM- Pemkab Klaten berencana mengubah fungsi area Taman Kuliner Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kecamatan Klaten Tengah menjadi sebuah Creative Hub.

Tujuannya, menyediakan wadah bagi anak muda, seniman dan pelaku industri kreatif yang terintegrasi di Klaten.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengungkapkan, rencana tersebut masih dalam tahap diskusi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.

Hal ini untuk menggali kebutuhan yang spesifik.

“Ini masih taraf kita diskusi, kita melibatkan beberapa stakeholder. Kita ingin menggali kebutuhannya apa saja,” ujar Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ditemui belum lama ini. 

Lebih lanjut, Hamenang menjelaskan, Creative Hub yang hendak diusung yakni mampu mewadai berbagai kegiatan dengan didukung beberapa fasilitas.

Seperti gedung kesenian yang bisa dimanfaatkan para seniman, budayawan dan anak muda untuk menampilkan kreasi dan pentas seni.

Sekaligus menyediakan ruang untuk bisa digunakan rapat (meeting) hingga kantor bersama (co-working space).

Sedangkan untuk area kuliner yang ada saat ini tetap dipertahankan guna menunjang aktivitas di Creative Hub nantinya.

“Tentu ada perubahan nanti dari sisi ruang-ruang yang ada di sana. Harapannya satu tempat ini bisa menjadi banyak ruang kreatif. Termasuk ada usulan kemarin skatepark, kan begitu,” ujar Hamenang.

Hamenang menyebut, pemilihan lokasi di Taman Kuliner MPP sebagai rencana untuk diubah fungsi menjadi Creative Hub didasarkan pada beberapa pertimbangan utama.

Seperti lokasinya yang dinilai strategis berada di pusat Kota Klaten dan merupakan aset Pemkab Klaten.

Lalu rehab yang dibutuhkan tidak terlalu banyak sehingga lebih efisien dibandingkan membangun dari awal.

Terlebih lagi Klaten Creative Festival yang sudah digelar sebanyak tiga kali di lokasi tersebut sehingga semakin memperkuat kawasan tersebut.

Creative Hub ini akan mewadahi semua elemen. Khususnya anak muda agar bisa berkumpul, beradu argumen, bergiat dan berdinamika yang kemudian menghasilkan hal positif bagi mereka dan pemkab.

Kapan Taman Kuliner MPP disulap jadi Creative Hub? Hamenang menyebut mulai tahun depan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, fokus Pemkab Klaten di tahun ini adalah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED).

"Karena kan kita mau membangun itu harus diawali dari DED terlebih dahulu," ujar Hamenang.

Langkah mengubah fungsi Taman Kuliner MPP menjadi Creative Hub, merupakan bagian dari komitmen Pemkab Klaten untuk mengembangkan industri kreatif yang dianggap memiliki potensi luar biasa.

Mencakup seni, budaya, kerajinan tangan dan sektor lainnya.

Seperti diketahui, Taman Kuliner MPP semula untuk menampung para pedagang kuliner yang sebelumnya direlokasi dari depan Masjid Raya Klaten.

Tetapi pusat kuliner yang diresmikan pada 2023 itu kondisinya semakin sepi pengunjung sehingga banyak pedagang berpindah lokasi berjualan. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Hamenang Wajar Ismoyo #bupati #creative hub #Taman Kuliner MPP Klaten