Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Adopsi Teknologi Berbasis Website, SMP Perbatasan di Lereng Merapi Klaten Ini Kenalkan Pendidikan Demokrasi Lewat e-Voting

Angga Purenda • Kamis, 13 November 2025 | 17:30 WIB
Pelaksanaan e-voting dalam pemilihan Ketua OSIS masa bakti 2025-2026 di SMPN 3 Manisrenggo, Klaten. (Dokumentasi SMPN 3 Manisrenggo)
Pelaksanaan e-voting dalam pemilihan Ketua OSIS masa bakti 2025-2026 di SMPN 3 Manisrenggo, Klaten. (Dokumentasi SMPN 3 Manisrenggo)

RADARSOLO.COM - SMP Negeri 3 Manisrenggo menggelar pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk masa bakti 2025-2026 dengan menggunakan sistem e-voting.

Meski sekolahnya berada di wilayah perbatasan dan lereng Gunung Merapi tetapi menunjukan terobosan dalam penerapan teknologi dalam pesta demokrasi tersebut.

Seperti diketahui SMPN 3 Manisrenggo secara administratif berada di Kabupaten Klaten tetapi lokasinya lebih dekat dengan wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hal ini membuktikan bahwa sekolah di wilayah perbatasan pun mampu mengadopsi teknologi canggih.

Kegiatan pemilihan ketua OSIS secara e-voting melibatkan 481 siswa dan 28 guru serta karyawan setempat.

Proses pemilihan suara diawali dengan peserta didik menyerahkan undangan kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Mereka lantas mendapatkan token Nomor Induk Siswa (NIS) untuk mengakses aplikasi e-voting berbasis website yang dibuat dengan prompt di canva.

Lalu diperkenankan melakukan pencoblosan digital pada kandidat yang dipilih di bilik suara yang dilengkapi dengan laptop.

Total ada enam kandidat yang masuk dalam pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Manisrenggo itu.

Hingga akhirnya berdasarkan hasil perhitungan suara secara real-time, kandidat terpilih adalah calon nomor 5, yakni Aska Dwiki.

Kepala SMPN 3 Manisrenggo Ismi Roudhotul Janah menjelaskan penerapan e-voting diklaim memberikan beberapa manfaat yang signifikan.

Seperti proses pemungutan dan perhitungan suara menjadi lebih cepat dan efektif sehingga menghemat waktu dan tenaga.

“Secara drastis juga mengurangi penggunaan kertas sehingga lebih ramah lingkungan. Begitu juga dengan hasil yang dapat diketahui secara real-time sehingga menjamin akuntabilitas dan kerahasiaan pemilih,” ujar Ismi, Kamis (13/11/2025).

Di sisi lain, pemilihan melalui e-voting tersebut juga untuk meningkatkan literasi digital.

Yakni memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menggunaan teknologi. Begitu juga melatih mereka untuk bisa dalam penggunaan perangkat digital.

Ismi pun menekankan, meski sekolahnya di wilayah perbatasan dan lereng Gunung Merapi tetapi terus mencoba berinovasi dan unggul.

Hal itu guna menciptakan siswa yang berkarater dan mampu mewujudkan delapan dimensi profil pelajar Pancasila.

“Kami berharap meski sekolah di lereng Merapi tapi terlihat cemerlang bagi emas di puncak gunung,” ujar Ismi. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#voting #osis #klaten #pemilihan osis #SMPN 3 Manisrenggo