RADARSOLO.COM – Kabupaten Klaten tengah bersiap menjadi tuan rumah perhelatan akbar International Cycling Festival (ICF) 2026.
Festival bersepeda klasik yang diikuti puluhan ribu peserta dari 30 negara itu dijadwalkan akan membelah jalur Kota Bersinar pada 18-24 Mei 2026.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengungkapkan rasa bangga atas terpilihnya Klaten menjadi tuan rumah untuk event internasional tersebut.
“Di Eropa itu ada kegiatan International Cycling Festival setiap tahun dan pindah-pindah negara. Alhamdulillah kami menang pitching dari beberapa negara. Insya Allah tahun depan ICF akan digelar di Klaten," ujar Hamenang, Jumat (14/11/2025).
Lebih lanjut, Hamenang menjelaskan, ICF 2026 diperkirakan akan menarik minat sekira 10.000 hingga 20.000 peserta dari lebih 30 negara di dunia. Termasuk para cyclist dari Klaten dan seluruh Indonesia.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten telah bergerak cepat. Tim persiapan sedang dibentuk untuk memetakan konsep dan merancang rute yang akan dilalui.
Hamenang menyebut bahwa finalisasi rute akan dilakukan pada awal tahun 2026 setelah berdiskusi intensif dengan delegasi dari Jerman.
"Mohon doanya agar semuanya lancar, karena ini event internasional pertama kami," harap Hamenang.
Hamenang mengonfirmasi bahwa rute yang dipilih tidak hanya akan melewati area Candi Prambanan yang sudah mendunia. Tetapi juga akan menampilkan spot-spot potensi wisata tersembunyi lainnya di Klaten.
Rancangan rute ini bertujuan agar para peserta, yang akan aktif bersepeda selama 3-4 hari, dapat betul-betul merasakan kekayaan budaya dan alam di Kota Bersinar.
Terlebih lagi kehadiran ribuan pesepeda selama kurang lebih seminggu tersebut menjadi momentum emas bagi Klaten.
"Harapannya, gelaran itu bisa menggerakkan pariwisata di Klaten, sehingga ada multiplier effect yang besar. Termasuk ini bagian dari promosi kami agar masyarakat luas lebih tahu tentang Klaten," ujar Hamenang.
Menurut Hamenang, ICF 2026 tidak hanya menjadi ajang bertemunya komunitas sepeda klasik dari berbagai belahan dunia.
Tetapi juga sebuah panggung global bagi Klaten untuk memamerkan warisan sejarah dan potensi ekonomi lokalnya. Semakin membuktikan bahwa Klaten mampu bersaing di kancah internasional. (ren/adi)
Editor : Adi Pras