Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

1.442 Guru Honorer di Klaten Bakal Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

Angga Purenda • Rabu, 26 November 2025 | 00:21 WIB
Upacara peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Alun-Alun Klaten, Selasa (25/11/2025). (Angga Purenda/Radar Solo)
Upacara peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Alun-Alun Klaten, Selasa (25/11/2025). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Peringatan Hari Guru Nasional 2025 digelar dengan khidmat di Alun-Alun Klaten, Selasa (25/11/2025).

Upacara yang dipimpin Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ini jadi momen reuni emosional antara pimpinan daerah dan para pendidik yang telah berjasa.

Bupati Hamenang menyampaikan upacara tersebut tidak hanya sekadar peringatan formal. Tetapi juga ajang untuk bertemu kembali dan memberikan apresiasi langsung kepada guru-guru yang telah membentuk dirinya dan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto.

Dia menceritakan momen paling berkesan adalah ketika bertemu dengan salah satu guru SMA-nya yang bernama Sugimo.

Dia merupakan guru olahraga sekaligus yang melatih baris-berbaris di awal dan menjadikannya bagian dari Paskibra Kabupaten Klaten.

”Rasanya sangat haru karena beliau tahu betul dulu saya seperti apa. Bersyukur sekali bisa dipertemukan di momen ini dan bisa memberikan apresiasi penghargaan kepada beliau-beliau yang dulu memang berjasa di kehidupan kami, saya dan Mas Wakil,” kenang bupati.

Lebih lanjut, terkait kesejahteraan guru di Klaten, Hamenang menjelaskan insentif dan sertifikasi bagi guru tetap ada, meskipun itu merupakan kebijakan dari nasional.

”Baik pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, kita sama-sama berkomitmen ke depan tentu akan secara bertahap kita naikkan perlahan,” tegas bupati.

Sementara itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten memastikan semua hak kesejahteraan guru, termasuk tunjangan profesi guru (TPG) dan gaji bagi aparatur sipil negara (ASN) baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) berjalan lancar dan tepat waktu.

”Tentu saja sesuai regulasi dari Kementerian Pendidikan. Tidak ada yang kami lewati, semua regulasi kami jalankan,” tegas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten Titin Windiyarsih.

Titin menjelaskan, mekanisme pencairan TPG kini sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah pusat. Sedangkan peran Disdik adalah memastikan validasi data berjalan akurat.

Dia juga menjamin, pembayaran gaji bagi seluruh ASN di lingkungan Disdik Klaten. Baik PNS maupun PPPK, tidak pernah mengalami keterlambatan.

”Gaji juga enggak pernah telat. PPPK maupun PNS. Semua tepat waktu,” imbuhnya.

Saat ini, data guru honorer yang terdata di Klaten mencapai 1.442 orang. Untuk menanggapi kebijakan pusat terkait penataan non-ASN, Disdik Klaten tengah memproses pengangkatan mereka menjadi PPPK paruh waktu.

”Sesuai aturan kementerian ya, paruh waktu nanti. Kita berusaha untuk paruh waktu. Baru proses. On progress ya,” kata Titin. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#pppk #klaten #hari guru nasional #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto #alun-alun klaten