Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sempat Dikunjungi Mendag dan Bupati, Ini Gitar Akustik Produksi Juwiring Klaten yang Didorong Ekspor ke India dan Afrika

Angga Purenda • Minggu, 7 Desember 2025 | 20:47 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat melihat lebih dekat produk gitar akustik di Desa Tlogorandu, Kecamatan Juwiring.  (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat melihat lebih dekat produk gitar akustik di Desa Tlogorandu, Kecamatan Juwiring. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengunjungi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) produsen gitar akustik bermerk JR Sanjaya di Desa Tlogorandu, Kecamatan Juwiring, Klaten pada Jumat (5/12/2025).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendorong UMKM masuk ke pasar ekspor.

Mendag Budi Santoso menegaskan komitmennya untuk mengembangkan program UMKM Bisa Ekspor dan Desa Bisa Ekspor.

Memastikan semua skala usaha dapat menikmati keuntungan dari perdagangan internasional.

“Kami ingin yang bisa ekspor itu tidak harus perusahaan besar. Semua harus bisa menikmati ekspor. Itu yang sering kita sebut ekonomi kerakyatan,” jelas Budi dalam kunjungannya, Jumat (5/12/2025).

Lebih lanjut, Ia menilai kualitas produk gitar akustik dari brand lokal dari Klaten itu bagus.

Terlebih lagi memiliki potensi untuk membidik pasar tertentu di luar negeri. Seperti India, Pakistan dan sejumlah negara di Afrika.

Mendag berencana untuk fokus pada pasar yang lebih sesuai dengan segmen harga dan kualitas dari JR Sanjaya.

Untuk Afrika, uji coba akan dimulai di Afrika Selatan dan Nigeria, di mana Indonesia memilik perwakilan perdagangan di negara tersebut.

Selain membantu perluasan pasar ekspor, Mendag juga menyoroti pentingnya kualitas produk dan desain.

Maka itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan memberikan pendampingan desain kepada JR Sanjaya agar produknya memiliki nilai jual lebih tinggi dan mudah menembus pasar luar negeri.

“Jadi tidak sekadar suaranya bagus, tidak sekadar kualitasnya bagus. Tapi desainnya juga bagus,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan kebanggaannya terhadap JR Sanjaya.

Terutama karena berani menggunakan merek sendiri di tengah banyaknya perajin gitar akustik yang masih memproduksi produk KW

"Beliau ini salah satu yang luar biasa karena berani menggunakan mereknya sendiri. Ini tugas kami pemerintah baik daerah maupun pusat untuk membantu ekspansi pasarnya," kata Bupati Hamenang.

Bupati menegaskan kolaborasi dengan Kemendag sangat penting untuk memuluskan jalan JR Sanjaya ke pasar ekspor.

Terutama setelah mengidentifikasi pasar potensial seperti India atau Nigeria.

Apabila JR Sanjaya berhasil menembus pasar ekspor, Bupati berharap produsen ini dapat merangkul dan membina pengrajin gitar lain di sekitarnya.

"Kalau sudah ekspor tentu enggak bisa berjalan sendiri. Nah, nanti akan merangkul teman-teman perajin gitar yang ada di sekitar sini. Yang awalnya mereka hanya asal-asalan nanti akan dirangkul semuanya sehingga jadi sebuah UMKM yang berkelas," ujar Hamenang.

Produsen gitar akustik JR Sanjaya didirikan oleh Didik Marianto sejak tahun 2017 telah menunjukkan performa yang mengesankan di pasar domestik.

Didik mengungkapkan, kunjungan Mendag Budi Santoso beberapa waktu lalu merupakan kehormatan tak terduga.

"Alhamdulillah kami diperhatikan sama pemerintah. Kami juga enggak nyangka kalau Pak Menteri bisa sampai di sini," ujar Didik.

Ia menjelaskan, Mendag mengetahui JR Sanjaya karena penjualannya melalui e-commerce menjadi yang tertinggi di kategori gitar di Indonesia.

Saat ini, JR Sanjaya memproduksi sekitar 3.000 hingga 3.500 unit gitar akustik per bulan dengan harga jual yang terjangkau.

Berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 600.000 serta mempekerjakan sekitar 40 karyawan yang sebagian besar warga sekitar. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#klaten #ekspor #juwiring #umkm #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #mendag #gitar