Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Geger Ular Kobra di Dapur Hajatan, Ibu-Ibu di Cawas Klaten Panik saat Memasak

Angga Purenda • Senin, 8 Desember 2025 | 03:39 WIB
Relawan saat menunjukan ular kobra yang berhasil dievakuasi di Desa Baran, Kecamatan Cawas, Klaten. (Dokumentasi Tim Exalos Indonesia Regional Klaten)
Relawan saat menunjukan ular kobra yang berhasil dievakuasi di Desa Baran, Kecamatan Cawas, Klaten. (Dokumentasi Tim Exalos Indonesia Regional Klaten)

RADARSOLO.COM - Suasana persiapan hajatan di Dusun Keden, Desa Baran, Kecamatan Cawas, Klaten mendadak geger pada Sabtu (6/12/2025) malam.

Ibu-ibu yang tengah sibuk memasak di dapur dikejutkan dengan kemunculan seekor ular kobra.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radarsolo.com, peristiwa itu dilaporkan pada Pukul 19.15.

Menurut salah satu relawan dari Tim Exalos Indonesia Regional Klaten Mardiyono menjelaskan jika dapur rumah sedang ramai ibu-ibu yang sedang membantu persiapan hajatan pernikahan.

“Banyak ibu-ibu yang rewang di dapur. Kemudian salah seorang melihat adanya pergerakan ular di bawah kompor. Lalu dia teriak dan membuat ibu-ibu lainnya panik,” ujar Mardiyono, Minggu (7/12/2025).

Situasi tersebut membuat warga meminta bantuan relawan Tim Reaksi Cepat Tanggap Darurat (RCTD). Begitu juga Mardiyono yang segera bergegas menuju lokasi.

Proses evakuasi dilakukan dengan ekstra hati-hati. Dapur yang penuh dengan perabotan memasak dan banyaknya orang membuat relawan harus lebih teliti. Beruntung, ular korbra sepanjang 1,2 meter berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim relawan.

Alhamdulillah terkondisi, proses evakuasi berlangsung sekira 15 menit. Butuh waktu karena harus menyingkirkan barang-barang. Ukurannya sekira 1,2 meter, jenis ular kobra indukan,” jelas pria yang akrab dipanggil Mbah Jangkung ini.

Kini ular tersebut telah diamankan dan dibawa ke markas relawan. Tetapi berdasarkan penuturan Mardiyono bahwa ular kobra itu bukanlah ular yang pertama kali ditemukan di area dapur tersebut.

Sebelumnya, pemilik rumah juga menemukan seekor anakan ular. Tetapi berhasil diamankan oleh warga setempat.

Meskipun lokasi penemuan ular berada di permukiman, Mardiyono mencurigai adanya tumpukan material yang menjadi sarang persembunyian ular.

“Saya curiga dengan banyak tumpukan genting di belakang rumahnya itu kemungkinan ada (sarang ular). Maka tadi saya edukasi ke pemilik rumah,” tambahnya.

Berdasarkan pengalamannya mengevakuasi, ular kobra sering kali bersembunyi di area tumpukan material seperti genting.

Oleh karena itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan dan membersihkan lingkungan rumahnya guna mencegah kejadian serupa terulang.(ren/adi)

Editor : Adi Pras
#klaten #hajatan #ular kobra #Exalos #cawas