Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Target Terlampaui! Penyaluran Pupuk Bersubsidi Klaten Picu Lonjakan Produksi Padi

Angga Purenda • Kamis, 25 Desember 2025 | 18:47 WIB
HARUS TEPAT SASARAN: Pekerja bersiap mengirim pupuk bersubsidi di gudang pupuk Kecamatan Ceper, kemarin (24/12).
HARUS TEPAT SASARAN: Pekerja bersiap mengirim pupuk bersubsidi di gudang pupuk Kecamatan Ceper, kemarin (24/12).

KLATEN, Radar Solo – Penyerapan pupuk bersubsidi di Kabupaten Klaten pada 2025 berhasil melampaui target.

Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten hingga Sabtu (6/12), realisasi penyerapan pupuk bersubsidi mencapai 37.292 ton.

Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar 35 ribu ton.

Hal ini juga berbanding lurus dengan peningkatan produktivitas lahan dan surplus produksi padi.

Kepala DKPP Klaten Iwan Kurniawan menjelaskan, tingginya penyerapan pupuk merupakan indikator positif atas keberhasilan program Luas Tambah Tanah (LTT) yang dicanangkan pemerintah pusat.

Saat ini, realisasi LTT di Klaten telah mencapai hampir 80 ribu hektare dari target nasional sebesar 90 ribu hektare.

”Alhamdulillah targetnya terlampaui. Itu pertanda bahwa LTT di Kabupaten Klaten memang tercapai,” ujar Iwan, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, seiring dengan bertambahnya luas lahan yang digarap oleh petani, kebutuhan akan pupuk bersubsidi secara otomatis ikut meningkat.

Hal inilah yang mendorong penyerapan pupuk di Klaten menjadi sangat tinggi tahun ini.

Berbeda pada 2024 yang sempat dihantam fenomena El Nino dengan kemarau panjang, iklim tahun ini dinilai jauh lebih bersahabat bagi para petani.

Kondisi cuaca yang stabil mendukung aktivitas tanam sepanjang tahun.

”Kalau tahun lalu petani menyerap pupuk tidak sebesar tahun ini. Tahun ini musimnya baik dan ketersediaan pupuk cukup,” tambah Iwan.

Menurutnya, kombinasi antara iklim yang mendukung, ketersediaan pupuk yang optimal serta semangat petani dalam mengolah lahan membuahkan hasil manis.

HARUS TEPAT SASARAN: Pekerja bersiap mengirim pupuk bersubsidi di gudang pupuk Kecamatan Ceper, kemarin (24/12).
HARUS TEPAT SASARAN: Pekerja bersiap mengirim pupuk bersubsidi di gudang pupuk Kecamatan Ceper, kemarin (24/12).
HARUS TEPAT SASARAN: Pekerja bersiap mengirim pupuk bersubsidi di gudang pupuk Kecamatan Ceper, kemarin (24/12).
HARUS TEPAT SASARAN: Pekerja bersiap mengirim pupuk bersubsidi di gudang pupuk Kecamatan Ceper, kemarin (24/12).
HARUS TEPAT SASARAN: Pekerja bersiap mengirim pupuk bersubsidi di gudang pupuk Kecamatan Ceper, kemarin (24/12).
HARUS TEPAT SASARAN: Pekerja bersiap mengirim pupuk bersubsidi di gudang pupuk Kecamatan Ceper, kemarin (24/12).

Kabupaten Klaten mencatatkan surplus produktivitas padi hampir 12 ribu ton, dihitung dari total produksi dikurangi total konsumsi masyarakat.

Selain surplus tersebut, ketahanan pangan daerah dipastikan dalam kondisi sangat aman. Saat ini, tercatat ada cadangan pangan sebesar 28 ribu ton Gabah Kering Panen (GKP).

”Disamping ketahanan pangan terjaga, kesejahteraan petani membaik. Seiring dengan bertambahnya lahan produktif yang digarap. Ditambah program LTT yang sudah berjalan dan mendekati target yang ditetapkan pusat,” ujar Iwan.

Iwan menegaskan, bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal semangat para petani untuk mempertahankan tren positif ini pada tahun mendatang. (ren/adi)

Editor : Laila Zakiya
#produktivitas padi #klaten #pupuk bersubsidi #ketahanan pangan