RADARSOLO.COM – Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Klaten.
Salah satunya Umbul Brondong di Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum yang dikunjungi 3.000 orang dalam sehari.
Direktur BUMDes Karunia Sejahtera Desa Ngrundul Ari Kuspriono mengungkapkan, tren kenaikan wisatawan mulai terasa sejak Sabtu (20/12/2025) lalu.
Apabila di hari biasa kunjungan berkisar di angka 500-800 orang, tetapi saat memasuki puncak libur Nataru mengalami lonjakan tajam.
”Alhamdulillah mulai 20 Desember sudah terasa kenaikan signifikan, sudah menyentuh 1.000 pengunjung. Bahkan pada 25 Desember kemarin tembus lebih dari 3.000 orang,” ujar Ari kepada Radarsolo.com, Jumat (26/12/2025).
Ari memprediksi puncak kunjungan akan kembali terjadi pada Minggu (28/12) dan Kamis (1/1). Pada hari tersebut pengelola memperkirakan kunjungan tembus hingga 4.000 pengunjung.
Umbul Brondong sendiri menawarkan konsep wisata keluarga dengan kedalaman kolam yang bervariasi. Mulai dari 40 sentimeter (cm) untuk anak-anak hingga maksimal 150 cm untuk dewasa.
Selain bisa berenang di umbul yang menyegarkan, pengelola juga menyediakan empat kolam buatan, terapi ikan, gazebo, panggung live music dan aneka wahana permainan anak.
”Kami buka mulai pukul 05.00-17.00. Selama libur Nataru ini kami menjamin kenyaman pengunjung. Bahkan kami mengingatkan pedagang kuliner dilarang untuk ngepruk harga. Kami sudah sepakati ada ring harga atas dan bawa agar tetap terjangkau bagi wisatawan,” jelasnya.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan di tengah membludaknya pengunjung, BUMDes Karunia Sejahtera menambah personel bantuan dari karangtaruna maupun warga setempat.
”Total karyawan tetap kami ada 16 orang. Tapi khusus libur Nataru ini, kami tambah lima orang,” tambah Ari.
Triyono, 73, wisatawan asal Boyolali, mengaku sudah empat kali berkunjung ke Umbul Brondong bersama rombongan keluarga besarnya.
”Tempatnya enak, praktis karena tidak banyak tanjakan, jadi cocok untuk orang tua. Airnya alami dan suasananya adem, tidak panas,” ungkap Triyono.
Dia datang membawa delapan anggota keluarganya, termasuk menantunya yang sedang pulang kampung dari Kalimantan Tengah. (ren/adi)
Editor : Adi Pras