RADARSOLO.COM – Ribuan warga memadati Alun-Alun Klaten dalam acara pentas musik pergantian tahun, Rabu (31/12/2025) malam.
Perayaan kali ini terasa berbeda dan emosional karena tidak hanya diisi dengan hiburan musik. Tetapi juga diwarnai dengan aksi kemanusiaan dan doa bersama untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Puncak kemeriahan malam tersebut dihibur bintang tamu utama Bondan Prakoso & Fade2Black. Sebelumnya juga tampil band Funky Kopral.
”Alhamdulillah, total donasi yang terkumpul mencapai Rp 1.979.289.922. Terima kasih kepada seluruh warga Klaten yang sudah berempati. Insyaallah, ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera,” ujar Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
Hamenang menjelaskan, donasi tersebut hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh seluruh stakeholder dan masyarakat Klaten selama tiga minggu terakhir.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Klaten Syamsudin Asrofi.
Didampingi tokoh agama dari Katolik, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu. Doa tersebut untuk para korban bencana.
”Malam ini spesial karena kita tidak hanya bergembira, tapi juga berdoa bersama agar Kabupaten Klaten tetap adem ayem, aman, dan terhindar dari bencana pada 2026. Semoga kehidupan kita semakin baik, maju, dan sejahtera,” harap Bupati Hamenang.
Dalam sambutannya, Hamenang juga merefleksikan 10 bulan awal masa jabatannya bersama Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto. Ia mengakui bahwa membangun wilayah tidak bisa dilakukan secara instan seperti sulapan.
"Kami sudah berusaha maksimal, namun masih banyak hal yang belum bisa kami hadirkan sepenuhnya. Membangun kota butuh proses. Kami mohon doanya agar tetap diberi kekuatan untuk membawa Klaten semakin keren," tuturnya.
Baca Juga: Taman Mangkubumi, Ruang Publik Baru Sragen yang Steril dari Pelaku UMKM
Saat menyambut tahun baru itu tidak ada perayaan kembang api sama sekali. Acara ditutup penampilan Bupati Hamenang dan Wabup Benny bersama Bondan Prakoso & Fade2Black yang berjudul Ya Sudahlah. (ren/adi)
Editor : Adi Pras