RADARSOLO.COM – Sepanjang Jalan Pemuda di Kecamatan Klaten Tengah berubah menjadi lautan manusia pada malam pergantian tahun baru, Rabu (31/12/2025) malam.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar car free night (CFN) yang menyulap jalan protokol tersebut menjadi pusat hiburan, kuliner dan ajang pamer produk UMKM lokal.
Sejak pukul 18.00, warga dari berbagai pelosok Klaten hingga luar daerah mulai memadati area jalan utama.
Suasana semakin semarak dengan deretan tenda pelaku UMKM yang menawarkan aneka jajanan dan kerajinan.
Di tengah keramaian, tampak seorang pria paruh baya sibuk melayani pembeli. Ia adalah Giat, 55, pedagang terompet asal Purwantoro, Wonogiri, yang sengaja datang ke Klaten untuk mengadu nasib di malam tahun baru.
Giat mengaku sudah berada di Klaten sejak 15 Desember 2025 demi mempersiapkan stok dagangannya. Terompet yang ia jual sebagian besar adalah hasil kerajinan tangan sendiri.
”Sengaja datang ke sini untuk tahun baru. Jual terompet, ada yang buatan sendiri, ada juga yang kulakan seperti terompet plastik,” ujar Giat saat ditemui di sela-sela kegiatannya, Rabu (31/12/2025).
Hingga pukul 20.00 WIB, Giat mengaku sudah berhasil menjual lebih dari 20 terompet. Ia menawarkan harga yang variatif.
Mulai dari Rp 10 ribu untuk terompet biasa, Rp 20 ribu untuk bentuk naga hingga Rp 35 ribu untuk terompet berbahan plastik.
”Harapannya memang laris manis dan habis semua. Meskipun tadi sempat gerimis, tapi lumayan penjualannya malam ini,” tambah Giat yang berencana pulang ke Wonogiri.
Kemeriahan CFN juga dirasakan oleh Amar, 24, pengunjung asal Tulung, Klaten. Bersama pasangannya, Amar rela menembus rintik hujan gerimis demi menikmati suasana malam tahun baru di pusat kota.
Baca Juga: Taman Mangkubumi, Ruang Publik Baru Sragen yang Steril dari Pelaku UMKM
”Memang di jalan sempat gerimis, tapi tetap lanjut ke sini (CFN). Ingin lihat-lihat suasana sama berburu kuliner karena ada car free night jadi lebih seru,” kata Amar. (ren/adi)
Editor : Adi Pras