Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jembatan Penghubung Klaten – Gunungkidul Ambles, Ruas Jalan Ditutup Total

Angga Purenda • Jumat, 2 Januari 2026 | 20:20 WIB
Jembatan penghubung Klaten-Gunungkidul di perbatasan Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi dan Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Klaten ambles. (Dokumentasi DPUPR Klaten)
Jembatan penghubung Klaten-Gunungkidul di perbatasan Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi dan Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Klaten ambles. (Dokumentasi DPUPR Klaten)

RADARSOLO.COM - Akses utama yang menghubungkan Kabupaten Klaten dengan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui jalur Selatan terputus total.

Mengingat jembatan yang melintasi Kali Dengkeng di perbatasan Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi dan Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno tersebut ambles pada Jumat (2/1/2026) siang.

Peristiwa tersebut mengakibatkan jalur menuju wilayah Clongop, Gunungkidul tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pihak kepolisian dan dinas terkait telah berada di lokasi untuk melakukan penutupan jalan demi keamanan pengguna jalan.

Kepala Desa (Kades) Kadilanggon Sri Agung Suko Wijoyo mengungkapkan bahwa kondisi jembatan tersebut sebenarnya sudah sangat memprihatinkan sebelum akhirnya benar-benar ambles.

Kerusakan struktur pada bagian bawah jembatan telah dilaporkan sejak beberapa tahun lalu.

”Kondisinya sudah nggrogos (terkikis) bawahnya, sudah rusak . Dulu Pak Kepala PU juga sudah pirso (tahu), terus BBWS juga sudah pirso dulu waktu meninjau tanggul yang jebol itu. Sebetulnya sudah 4 tahun yang lalu sudah kita laporkan,” ujar Sri Agung saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, beban kendaraan yang melintas serta faktor cuaca menjadi pemicu utama ambrolnya jembatan kali ini.

”Kerusakan itu sudah lama. Ditambah lagi untuk proyek tol itu kan tonase kendaraan yang lewat besar dan banyak. Terus hujan semalam, ya mungkin ini sudah wayahe ambruk (waktunya ambruk),” tambahnya.

Saat ini, untuk jembatan tersebut dalam kondisi membahayakan dan ditutup total bagi semua jenis kendaraan. Penjagaan dilakukan di lokasi kejadian oleh pihak berwenang.

”Bener-benar tidak bisa dilewati. Akses ke jalan Gunungkidul ditutup total. Ini Pak Kapolsek dan Pak Kabid (DPU-PR) sudah di lokasi. Memang harus ditutup karena sangat membahayakan,” tegas Sri Agung.

Baca Juga: Panther Tabrak Mobil dan Empat Motor di Tawangmangu, Ini Hasil Penyelidikan Polres Karanganyar

Bagi pengendara dari arah Wedi yang hendak menuju wilayah Gantiwarno atau Gunungkidul, disarankan untuk mengambil jalur alternatif. Ia menyebutkan bahwa jarak tempuh melalui jalur alternatif relatif hampir sama.

”Alternatifnya nanti lewat Pesu, lewat kertek (jembatan) lor, jembatan merah atau jembatan Kragilan. Kalau dari arah Wedi ke Karangturi malah hampir sama jaraknya, justru lewat situ bisa lebih dekat,” jelasnya.

Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Klaten segera melakukan asesmen di lokasi untuk menentukan langkah perbaikan selanjutnya.

Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan terkait pengalihan arus lalu lintas.

”Untuk abutmennya ambles dan pecah. Tapi untuk detail (kerusakan) belum tahu, soalnya ambles baru saja. Biar tim teknis yang akan mengecek,” ujar Kepala DPU-PR Klaten Suryanto. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#gunungkidul #klaten #Gantiwarno #dpupr klaten #yogyakarta #Wedi #jembatan ambrol