RADARSOLO.COM – Hadapi puncak musim hujan, jajaran TNI dari Koramil 19/Trucuk Kodim 0723/Klaten mengambil langkah proaktif untuk mencegah bencana banjir.
Danramil 19/Trucuk Kapten Inf Widoyo memimpin langsung kegiatan Karya Bakti pembersihan Kali Cino di Dusun Buluwangi, Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Minggu (18/1/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan rumpun bambu yang roboh dan menutupi aliran sungai. Termasuk pengangkutan material sampah yang menghambat debit air.
Hal itu untuk memastikan aliran sungai tetap lancar dan tidak meluap ke pemukiman warga. Mengingat saat ini intensitas hujan meningkat.
Aksi gotong royong tersebut melibatkan sembilan personel Babinsa, BPBD Kabupaten Klaten, perwakilan Polsek Trucuk, pemerintah desa hingga berbagai organisasi relawan. Seperti relawan BBWS Bengawan Solo, relawan Desa Jatipuro, relawan Jogoboyo dan Senkom.
Danramil 19/Trucuk Kapten Inf Widoyo menegaskan, kegiatan tersebut adalah bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Terutama dalam antisipasi banjir di wilayah Desa Jatipuro.
”Melalui karya bakti ini, kami bersama seluruh unsur terkait berupaya mencegah terjadinya banjir dengan membersihkan aliran sungai dari hambatan rumpun bambu dan sampah. Ini adalah wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di musim hujan,” tegas Widoyo, Senin (19/1/2026).
Dia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. ”Kami mengajak warga untuk terus peduli dan menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jatipuro Tulus Nugroho mengapresiasi tinggi inisiatif dan kerja keras seluruh tim yang terlibat.
Dia menilai kerja bakti tersebut sangat penting bagi upaya pencegahan wilayahnya dari potensi banjir di puncak musim hujan.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, BPBD, relawan dan seluruh warga yang telah bergotong royong. Sinergi seperti inilah yang kami harapkan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat Desa Jatipuro,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak Minggu (18/1/2026) pagi itu berjalan dengan aman dan lancar.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh warga dan aparat diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan wilayah Kecamatan Trucuk dalam menghadapi potensi bencana alam tahun ini. (ren/adi)
Editor : Adi Pras