Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dampak Gempa Bantul di Klaten: Dinding SMK N 1 Gantiwarno Retak-retak, Dua Warga Terluka Terkena Runtuhan Genteng

Angga Purenda • Selasa, 27 Januari 2026 | 18:14 WIB
Dinding SMK N 1 Gantiwarno retak-retak terdampa gempa yang berpusat di Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/1/2026).
Dinding SMK N 1 Gantiwarno retak-retak terdampa gempa yang berpusat di Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/1/2026).

RADARSOLO.COM - Gempa darat berkekuatan Magnitudo 4,4 yang mengguncang Bantul, Yogyakarta juga berdampak di wilayah Klaten, Selasa (27/1/2026).

Bangunan SMKN  1 Gantiwarno dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian dinding dan plafon.

Selain itu, terdapat dua orang mengalami luka-luka akibat tertimpa genting yang jatuh.

Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten masih terus melakukan pendataan.

Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tantribum) Pemerintah Kecamatan Gantiwarno Eka Susanti menjelaskan, sejumlah gedung di SMKN 1 Gantiwarno mengalami kerusakan fisik yang merata di beberapa ruangan.

"Gedung tembok retak-retak, genting pada melorot dan plafon di beberapa ruangan jebol. Ada bagian tembok yang kerusakannya lumayan parah," ujar perempuan yang akrab dipanggil Susi.

Mengingat kondisi bangunan yang mengkhawatirkan dan adanya potensi gempa susulan, pihak sekolah atas koordinasi dengan camat dan BPBD memutuskan untuk memulangkan para murid lebih awal.

"Anak-anak dipulangkan pukul 14.30, padahal seharusnya pulang pukul 15.15 . Ini langkah antisipasi kalau ada gempa susulan," tambahnya.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Klaten Syahruna yang meninjau langsung lokasi menyayangkan masih adanya aktivitas di dalam gedung sekolah saat dirinya tiba di SMKN 1 Gantiwarno.

"Tadi plafon sudah jebol tapi masih pada di dalam, langsung saya suruh keluar semua. Besok pagi sekolah harus cek bangunan lewat tukang dulu untuk memastikan keamanan sebelum digunakan kembali," tegas Syahruna.

Selain kerusakan bangunan, gempa yang berpusat di Bantul juga memakan korban luka.

Baca Juga: Update Dampak Gempa Pacitan M 5,5, Kerusakan Terjadi di Trenggalek hingga Malang, Seperti Apa Kondisinya?

Dua orang dilaporkan mengalami luka di bagian kepala dan pelipis akibat tertimpa genteng yang rontok saat guncangan terjadi.

Berdasarkan data yang dihimpun, satu korban luka merupakan warga Kadibolo, Kecamatan Wedi, dan satu korban lainnya berasal dari Prambanan.

"Ada laporan warga Kadibolo yang kena genting, ini saya mau cek lokasinya. Kemudian yang di Prambanan, informasinya korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kalasan, Sleman," jelas Syahruna.

Saat ini, kedua korban telah mendapatkan penanganan medis.

Tim BPBD Klaten bersama relawan dan pihak kecamatan masih terus melakukan penyisiran di titik-titik terdampak untuk mendata kerugian materiil maupun korban tambahan.

Pihak BPBD Klaten mengingatkan masyarakat agar segera keluar dari bangunan jika merasakan getaran dan tidak terburu-buru masuk gedung yang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan fisik seperti retakan dinding atau plafon yang rapuh. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#smkn 1 gantiwarno #gempa susulan #klaten #dinding retak #gempa Bantul #dampak gempa #gempa pacitan #Gempa Cilacap #warga terluka