RADARSOLO.COM – Kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Solo-Jogja, Desa Somopuro, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Rabu (28/1/2026) pagi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radarsolo.com, kecelakaan terjadi sekira pukul 10.10.
Kecelakaan teresbut melibatkan mobil pick up L300 bermuatan sembako, sebuah mobil pribadi Daihatsu Xenia dan satu unit truk boks.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten Iptu Alif Akbar Lukman Hakim menjelaskan, kecelakaan bermula saat pick up L300 melaju dari arah Solo menuju Jogja.
Sesampainya di lokasi kejadian, pick up tersebut mengalami pecah ban hingga pengemudi kehilangan kendali.
”Kendaranaan bermotor pick up itu mengalami pecah ban lalu hilang kendali. Sehingga melewati median jalan dan memasuki jalu lawan arah (Jalan Raya Jogja-Solo). Pick up kemudian menabrak KBM pribadi Xenia dan truk boks,” ujar Iptu Alif.
Akibat benturan keras itu, satu penumpang mobil Xenia yang diketahui warga Prambanan, Klaten meninggal dunia.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka serius di bagian kepala.
”Untuk korban ada tiga orang. Satu luka berat yang sesampainya di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka ringan. Korban meninggal ada penumpang di mobil pribadi,” tambah Alif.
Pasca-kejadian, arus lalu lintas dari arah Jogja maupun Solo sempat mengalami tersendat.
Namun, petugas kepolisian dibantu warga sekitar segera melakukan evakuasi sehingga arus kembali lancar.
Seluruh barang bukti kendaraan kini telah diamankan di kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Klaten untuk penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Kurniadi Maulato Ditunjuk Jadi Sekda Karanganyar
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan pengecekan rutin pada kendaraan mereka.
”Kami mengimbau pengendara untuk selalu mengecek tekanan ban dan performa kendaraan. Jika merasa mengantuk, silakan beristirahat terlebih dahulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Alif.
Sementara itu, Lili Irfania, seorang warga setempat yang rumahnya berada tepat di depan lokasi kejadian mengaku terkejut dengan suara benturan yang sangat keras.
Saat kejadian, ia sedang berada di dalam rumah dan mendengar rentetan suara gesekan begitu keras.
”Saya di dalam, tiba-tiba ada suara suara mobil terseret (nggoleng). Waktu saya keluar, posisinya mobil (pick up) sudah terbalik, bannya di atas,” ujar Lili.
Lili juga melihat posisi truk boks berwarna hijau sudah bertabrakan dengan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
”Awalnya saya kira tidak ada korban jiwa, ternyata ada ibu-ibu yang meninggal. Saya takut mau mendekat karena kondisinya ramai sekali, sudah banyak orang yang menolong,” tandasnya. (ren/adi)
Editor : Adi Pras