RADARSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menerima penghargaan bergengsi dalam ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang menerima penghargaan itu secara langsung.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tinggi pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kabupaten Klaten terpilih menjadi salah satu dari 397 kabupaten/kota di Indonesia yang meraih predikat UHC.
Hingga awal tahun ini, kepesertaan JKN di Klaten telah mencapai 99,35 persen dari total jumlah penduduk.
Mengutip rilis prokopim.klaten.go.id pada Rabu (28/1/2026) Bupati Hamenang menyampaikan rasa syukur atas penghargaan UHC Award yang diterima Kabupaten Klaten dari BPJS Kesehatan.
“Alhamdulillah Kabupaten Klaten mendapatkan penghargaan UHC dari BPJS Kesehatan dalam kategori Pratama. Ini menjadi bukti bahwa Klaten terus berproses dalam menyediakan jaminan kesehatan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, saat ini cakupan kepesertaan jaminan kesehatan di Kabupaten Klaten telah mencapai angka lebih dari 90 persen.
Capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi seluruh warga.
“Kami mohon doa dan dukungan agar cakupan ini terus meningkat, sehingga seluruh masyarakat Kabupaten Klaten dapat terdaftar dan terlindungi melalui BPJS Kesehatan,” lanjutnya.
Hamenang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program jaminan kesehatan di Kabupaten Klaten.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras. Mari bersama-sama terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Deddy Febrianto mengungkapkan bahwa tingkat keaktifan peserta di Klaten juga tergolong tinggi yakni mencapai 83,01 persen.
"Capaian UHC menjadi hal penting terutama bagi masyarakat yang dalam kondisi mendesak perlu pelayanan kesehatan dapat segera didaftarkan program JKN langsung aktif atau non cut off. Dengan demikian masyarakat dapat langsung menerima jaminan pelayanan kesehatan sebagai peserta JKN yang iurannya ditanggung pemerintah daerah," jelas Deddy.
Ia pun mengapresiasi langkah Pemkab Klaten yang konsisten mengalokasikan anggaran untuk perlindungan warganya. Khususnya untuk program JKN.
“Kami berterima kasih kepada Pemkab Klaten yang selama ini telah bersinergi dalam penguatan prinsip gotong royong demi kesinambungan program JKN dan peningkatan mutu layanan yang cepat mudah dan setara," ucap Deddy. (ren/adi)
Editor : Adi Pras